Satu Tujuan Satu Harapan, BUMDES Selomukti Gelar Upgrading Capacity Building

JATENGONLINE, KARANGANYAR – Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengetahuan dan ketrampilan dalam pelayanan kepada pelanggan, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Selomukti, desa Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar, bertempat di ruang meeting BMT BIM, Sabtu (8/1/2022) menyelenggarakan Upgrading Capasity Building dengan tema Satu Tujuan Satu Harapan.

Manajer Bumdes Selomukti, Anton, menjelaskan kegiatan upgrading diikuti 14 peserta, yang terdiri 6 pegawai Bumdes Selomukti dan 8 dari siswa magang dari SMKN Kalijambe dan SMKN Miri.

“Tujuan upgrading untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja SDM Bumdes Selomukti, khusus dalam aspek pelayanan kepada pelanggan. Kita berharap di tengah persaingan yang sangat kompetitif, khusus pada jasa layanan digital printing, pada tahun 2022 ini produktivitas dan kinerja keuangan bisa meningkatkan lebih baik dibandingkan tahun 2021,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Anton, menjelaskan, Bumdes Selomukti, bergerak pada bidang usaha digital printing melayani cetak mencetak sarana promosi dan branding yang menggunakan beragam media seperti MMT, mug, gantungan kunci, sticker, lebel produk, pin. Selain itu juga melayani fotocopy dan cetak diantaranya cetak kartu nama, nota, kuitansi, modul, kalender, buku.

“Kegiatan upgrading ini merupakan agenda rutin awal tahun untuk memotivasi tim Bumdes Selomukti agar bisa meraih target 2022. Kami menghadirkan fasilitator Direktur Amalia Consulting, Suharno, yang juga dosen prodi akuntansi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta,” paparnya.

Dalam memfasilitasi kegiatan upgrading, Direktur Amalia Consulting, Suharno, mengajak kepada seluruh peserta untuk melakukan perenungan dan evaluasi terhadap apa yang telah dilakukan selama tahun 2021.

“Seberapa potensi diri yang telah anda gunakan untuk bekerja dan melayani pelanggan. Apakah sudah pada potensi yang ideal ? Bila potensi diri kita berada pada standar interval 0 sampai 100. Kinerja dan produktivitas anda, berada pada angka berapa ? ” Pertanyaan sederhana yang diajukan Suharno ini membuat peserta terhenyak dan tersadar terkait kontribusi potensi yang telah disumbangkan untuk perusahaan selama ini.

Dalam fasilitasi upgrading, Suharno, tidak menggurui apalagi menceramahi, namun lebih banyak menerapkan prinsip-prinsip coaching. Sehingga peserta dengan penuh kesadaran menemukan solusi terbaik untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan dari dalam dirinya sendiri.

Upgrading berlangsung fun dan antusias, diakhiri dengan penyusunan komitmen personal dan tim yang dilakukan oleh para peserta sendiri secara tertulis, setelah itu komitmen dikrarkan bersama dengan optimis dan antusias, untuk mewujudkan kinerja Bumdes Selomukti pada tahun 2022 lebih maju dan berkembang dengan lebih baik. (*/ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *