Kiri ke Kanan: Ketua Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) DPC Surakarta, Drs. Rusmiyati, M.Si., Lurah Purwosari, Suwanti, S.E., M.A.P dan Ketua Perkumpulan Organisasi Wanita (POW) Surakarta yang diketuai oleh BrAy. Hj. Fatimah Retno Hapsari Ambar Mudigdo, S.H.,
JATENGONLINE, SOLO – Perkumpulan Organisasi Wanita (POW) Surakarta yang diketuai oleh BrAy. Hj. Fatimah Retno Hapsari Ambar Mudigdo, S.H., kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan keluarga melalui penyelenggaraan kegiatan penyuluhan bertajuk “Pengasuhan Anak yang Baik“.
Acara ini digelar di aula pertemuan Kelurahan Purwosari dengan menghadirkan Ketua Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) DPC Surakarta, Drs. Rusmiyati, M.Si., sebagai narasumber utama. Senin (19/10/2026)
Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi strategis antara POW Surakarta, GWS DPC Surakarta, dan Pemerintah Kelurahan Purwosari dengan peserta ibu-ibu PKK kelurahan setempat. Sinergi tiga pilar ini bertujuan untuk memberikan edukasi parenting yang berbasis ilmu pengetahuan sekaligus kearifan lokal kepada para ibu di wilayah Purwosari.
Fokus pada Pola Asuh Positif
Dalam paparannya, Ketua GWS DPC Surakarta, Drs. Rusmiyati, M.Si., menekankan pentingnya pola asuh yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik anak, tetapi juga aspek emosional dan psikologis. Ia mengajak para ibu untuk menerapkan komunikasi dua arah, memahami tahap perkembangan anak, serta menciptakan lingkungan rumah yang aman dan mendukung tumbuh kembang optimal.
“Pengasuhan yang baik bukan tentang kesempurnaan, melainkan tentang kehadiran dan pemahaman kita terhadap kebutuhan unik setiap anak. Ibu-ibu di Purwosari memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam membentuk generasi yang sehat mental dan karakternya,” ujar Rusmiyati.
Dukungan Penuh dari Pemkot dan POW
Lurah Purwosari, Suwanti, S.E., M.A.P., menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa kelurahan siap memfasilitasi kegiatan serupa secara berkelanjutan. Menurutnya, ketahanan keluarga adalah fondasi ketahanan masyarakat, sehingga edukasi parenting harus menjangkau hingga tingkat RT/RW.
Sementara itu, Ketua POW Surakarta, BrAy. Hj. Fatimah Retno Hapsari Ambar Mudigdo, S.H., menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari visi besar organisasi untuk memperkuat peran perempuan sebagai pendidik pertama dan utama dalam keluarga. Ia berharap sinergi dengan GWS dan kelurahan dapat terus berlanjut guna menciptakan ekosistem pengasuhan yang suportif di seluruh wilayah Surakarta.
Antusiasme peserta terlihat jelas dari sesi tanya jawab yang aktif, di mana para ibu berbagi tantangan nyata dalam mengasuh anak di era digital. Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menerapkan ilmu yang didapat dan saling mendukung antarwarga dalam menjalankan fungsi pengasuhan yang lebih sadar dan penuh kasih. (*/ian)



















