JATENGONLINE, SOLO – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar Refleksi Awal Nasional (REFANAS) dengan tema “Akselerasi Pendanaan Riset Nasional: Strategi Jitu Menyusun Proposal Kompetitif (DPPM/BRIN) Menuju UNISRI Unggul”, bertempat di Ruang Seminar Lantai 3 Gedung B UNISRI, (17/10).
Kegiatan ini diikuti sekitar 157 peserta yang terdiri dari dosen peneliti dari berbagai fakultas di lingkungan UNISRI.
Ketua Pelaksana REFANAS, Josef, dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas sinergi semua pihak sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Harapan kita dalam acara REFANAS ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. REFANAS kali ini mengambil tema ‘Akselerasi Pendanaan Riset Nasional Strategi Jitu Menyusun Proposal Kompetitif (DPPM/BRIN) Menuju UNISRI Unggul’,” ujar Josef.
“Adapun peserta kurang lebih 157 dalam acara REFANAS. Harapan kita adalah dengan pelaksanaan REFANAS ini kita akan menciptakan peneliti-peneliti yang kompetitif dan unggul seperti UNISRI menuju unggul,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun budaya riset yang baik dan berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kualitas hasil penelitian.
“Budaya yang baik ini terus dilakukan dalam rangka upaya meningkatkan kualitas hasil penelitian. Harapannya hasil penelitian itu berdampak pada diri sendiri, berdampak bagi perguruan tinggi, berdampak bagi masyarakat luas,” ungkapnya.
Rektor menjelaskan bahwa siklus penelitian di UNISRI terus dievaluasi secara ketat, mulai dari seminar proposal hingga seminar hasil penelitian, sebagai upaya untuk mengevaluasi kinerja para peneliti apakah sudah menjalankan aturan yang telah ditentukan universitas.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan betul-betul memberikan dampak yang positif. mulai tahun kemarin dari tahun ke tahun kita sudah melaksanakan penertiban bagi para peneliti yang tidak on track. Tindakan ini bukan tindakan yang kejam akan tetapi semua itu dalam rangka perbaikan bagi kita semua,” tegasnya.
Beliau juga menyampaikan komitmen universitas dalam mendorong produktivitas dosen dalam penelitian, pengabdian, dan penulisan jurnal.
“Universitas memiliki komitmen kuat untuk mendorong para dosen untuk bisa produktif penelitian, pengabdian, menulis jurnal bahkan tahun depan kita upayakan penghargaan terhadap kompensasi para dosen yang artikelnya dipublish jurnal-jurnal baik jurnal terakreditasi nasional maupun internasional kita tingkatkan stimulan. Ada nilai positif universitas meningkatkan nilai rupiah. Saya mengusulkan dana penelitiannya ditingkatkan. Harapannya kita mendapatkan hibah dari luar,” pungkasnya.
Melalui REFANAS 2026, LPPM UNISRI berharap dapat memperkuat strategi penyusunan proposal kompetitif untuk mengakses pendanaan riset nasional dari DPPM dan BRIN, sekaligus mendorong lahirnya peneliti-peneliti unggul yang berkontribusi pada pencapaian visi UNISRI Unggul. (*/ian)





















