JATENGONLINE, SOLO – Forum Organisasi Kemasyarakatan (FORMASA) Surakarta secara resmi mengundang seluruh Ketua dan Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) se-Kota Surakarta untuk menghadiri Rapat Pemantapan serta Finalisasi Silaturahmi & Sinergitas Lintas Ormas Surakarta. Acara strategis ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 4 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Sekretariat FORMASA Surakarta, Jl. Arief Rachman Hakim No. 66, Kepunton, Surakarta (tepatnya di depan Gereja Kepunton).
Rapat ini merupakan langkah krusial menjelang pelaksanaan acara akbar yang akan digelar pada 24–25 Oktober 2026 mendatang. Dengan mengusung tema filosofis Jawa yang sarat makna, yaitu “Gegandhengan Asta, Gumregahing Rasa: Mangan Bareng, Rembug Gayeng, Nyawiji Mbangun Nagari”, FORMASA ingin menegaskan semangat persatuan, kebersamaan, dan kolaborasi nyata antar-ormas dalam membangun Kota Solo.
Agenda Penting: Dari Teknis Lapangan Hingga Bazar UMKM
Dalam rapat finalisasi ini, beberapa poin teknis vital akan dibahas dan diputuskan bersama, antara lain:
Pemantapan Teknis Lapangan & Rundown Acara: Memastikan setiap detail logistik, keamanan, dan alur kegiatan acara akbar nanti berjalan mulus tanpa hambatan.
Finalisasi Bazar UMKM & Bakti Sosial Binaan Ormas: Mengkoordinasikan partisipasi pelaku usaha mikro dan program sosial dari masing-masing ormas agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Koordinasi Teknis Partisipasi Peserta: Menyatukan persepsi dan mekanisme keterlibatan ribuan anggota ormas yang diperkirakan akan hadir.
Ketua Panitia, Adi Rindriawan, SE, bersama Sekretaris Yoyok Hartoyo, menekankan pentingnya kehadiran pimpinan ormas secara pribadi atau perwakilan tingkat tinggi.
Dalam callout box undangan, ditegaskan bahwa tidak diperkenankan membatalkan kehadiran setelah konfirmasi, guna menjaga keseriusan dan kelancaran persiapan. Peserta juga diminta mengisi list kehadiran resmi di grup koordinasi sebagai bentuk komitmen.
Sinergi Ormas: Kunci Pembangunan Kota yang Inklusif
Acara ini bukan sekadar rapat koordinasi biasa, melainkan manifestasi dari visi “Solo Bersatu, Kuat Bersama – Nyawiji Mbangun Nagari”. Melalui silaturahmi lintas ormas, FORMASA berharap dapat menciptakan ekosistem sosial-politik yang harmonis, di mana setiap organisasi tidak bekerja sendiri-sendiri, melainkan saling melengkapi dan memperkuat.
Dengan waktu tinggal kurang dari tiga minggu menuju acara puncak, rapat pada 4 Oktober ini menjadi momentum penentu keberhasilan gelaran besar tersebut. Kehadiran dan kontribusi aktif dari seluruh elemen ormas sangat dinantikan untuk mewujudkan perayaan yang meriah, tertib, dan bermakna bagi seluruh warga Surakarta. (*/ian)



















