KAI Laksanakan Inpeksi Kesiapan di Daop 6 Yogyakarta Untuk Pastikan Keselamatan dan Pelayanan Jelang Nataru

Berita, Pernik799 Views
banner 468x60

Saat di depan wartawan, Wakil Direktur Utama KAI, Dody Budiawan menegaskan ada tiga hal penting yang menjadi fokus KAI pada Angkutan Nataru 2025/2026 yaitu: keselamatan, pelayanan dan kesiapsiagaan, Rabu, 3 Desember 2025.

JATENGONLINE, SOLO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Daop 6 Yogyakarta melaksanakan inspeksi kesiapan untuk memastikan keselamatan dan pelayanan menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah Daop 6 Yogyakarta, Rabu, 3 Desember 2025. KAI bersama stakeholder perkeretaapian melakukan inspeksi menggunakan kereta api inspeksi (KAIS) di wilayah Daop 6 Yogyakarta. Inspeksi ini bertujuan untuk memantau kesiapan operasional selama 18 hari masa angkutan Nataru yang akan berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

banner 336x280

KAIS atau Kereta Inspeksi Lintas Selatan tiba di wilayah Daop 6 Yogyakarta pada Rabu (3/12) dipimpin oleh Wakil Direktur Utama KAI, Dody Budiawan yang terdiri dari rombongan jajaran Komisaris dan Direksi KAI serta stakeholder.

Dody Budiawan menegaskan ada tiga hal penting yang menjadi fokus KAI pada Angkutan Nataru 2025/2026 yaitu: pertama, keselamatan sebagai prioritas utama, serta sarana dan prasarana harus dipastikan senantiasa andal secara konsisten.

Kedua, pelayanan prima di setiap lini dengan seluruh petugas memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Ketiga, kesiapsiagaan melalui kepatuhan SOP, ketersediaan peralatan, dan material.

“Keselamatan, pelayanan prima, dan kesiapsiagaan menjadi fokus KAI dalam Nataru 2025/2026. Oleh karena itu, konsentrasi, disiplin dalam menjalankan tupoksi, dan menjaga kualitas kerja juga menjadi fokus jajaran insan KAI untuk mewujudkan Angkutan Nataru yang selamat, nyaman, aman, dan menyenangkan,” ujar Dody.

Feni Novida Saragih selaku Manager Humas Daop 6 Yogyakarta menjelaskan bahwa kereta inspeksi merupakan kereta yang didesain khusus dengan teknologi canggih, yang dilengkapi ruang observasi kaca panorama, perangkat komunikasi real-time, dan sistem pemantauan jalur.

Fasilitas ini memungkinkan tim inspeksi untuk mengevaluasi kondisi jalur serta fasilitas pendukung secara langsung. Dengan menggunakan Kereta Inspeksi ini, jajaran KAI telah meninjau kondisi jalur wilayah kerja Daop 6 Yogyakarta.

“Tingkat kematangan budaya keselamatan KAI kini berada pada level Proaktif. KAI terus berkomitmen meningkatkan keselamatan demi memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, tak hanya pada masa moment Nataru seperti saat ini tapi dalam setiap saat pelayanan KAI,” ujar Feni.

Feni juga mengimbau masyarakat bahwa pemesanan tiket kereta api jarak jauh/menengah untuk Nataru sudah dapat dipesan mulai dari H-45 keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id dan platform mitra yang bekerjasama dengan KAI. Daop 6 Yogyakarta juga mengimbau masyarakat untuk memesan tiket jauh-jauh hari sebelum kehabisan. Selain itu, masyarakat diimbau memanfaatkan waktu dengan lebih bijak untuk memperkirakan perjalanan menuju stasiun agar terhindar dari keterlambatan.

“Kegiatan inspeksi ini diharapkan menjadi langkah preventif untuk memetakan potensi tantangan di lapangan serta memastikan kesiapan total dari aspek operasional, pelayanan hingga SDM,” pungkas Feni.

Pada kesempatan yang sama, Jajaran Komisaris KAI diantaranya Raizal Arifin, Arnanto, dan Endang Tirtana dalam arahan pembinaannya menekankan bahwa tingkat ketepatan waktu perjalanan kereta saat ini sudah sangat baik dan perlu terus ditingkatkan. Selain itu, pentingnya memperkuat komunikasi antarsektor dan antarfungsi, serta membangun budaya positive thinking untuk menciptakan suasana kerja yang sehat dan produktif juga harus senantiasa dilakukan.

Selain itu, jajaran Direksi KAI terdiri dari Heru Kuswanto Direktur Pengelola Sarana Prasarana KAI, Wilman Hatoguan Direktur Perencanaan Strategis dan Manajemen Risiko KAI, Atih Nurhayati selaku Direktur SDM dan Kelembagaan KAI, serta I Gede Darmayusa selaku Direktur Portofolio Manajemen dan Teknologi Informasi KAI menggarisbawahi terkait kesiapan operasional KAI mencakup semua aspek mulai dari jalur rel, fasilitas stasiun, hingga sarana dan prasarana pendukung, serta SDM. Mitigasi atas potensi risiko terlebih dalam memasuki musim cuaca ekstrem juga harus menjadi perhatian penting bagi segenap jajaran. (*/ian) 

banner 336x280

Related Posts

Don't Miss