JATENGONLINE, SOLO – DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jawa Tengah menggelar kegiatan Capacity Building yang digelar di Kota Surakarta.
Dimana mewajibkan semua anggota harus memiliki skil dan kemampuan dengan mengikuti pelatihan positif mudah. Hari ini Rabu (11/6/2025) merupakan pertama kali digelar di daerah Solo mengawali rangkaian dari 35 DPC Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah.
IWAPI Jawa Tengah berkomitmen untuk tetap menjaga kesolidan dengan menggelar capacity building di Aula Hotel Dana Kota Surakart. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mewujudkan Iwapi DPD Jawa Tengah yang semakin solid, maksimal, bermanfaat untuk bangsa dan negara.
Capacity building ini diikuti oleh ratusan peserta dari jajaran pengurus DPC Solo Raya dan DPD Iwapi Jawa Tengah.
“Capacity Building perlu untuk menguatkan kembali organisasi, menyatukan visi dan misi Iwapi,” ucap Ketua DPD Iwapi Jawa Tengah, Hj. Ning Wahyu, S.Sos.
Dikatakan Ning Wahyu, penguatan kembali agar organisasi bisa bergerak lebih bagus dan lebih baik, banyak karya, dengan kembali memahami tujuan organisasi.
“Iwapi DPD Jawa Tengah akan mendukung program pemerintah khususnya dalam meningkatkan kapasitas perempuan, dan tentunya pengembangan UMKM yang banyak dikelola perempuan, sekaligus memperkuat jaringan,” ujarnya.
Dalam capacity building ini pengurus dan anggota Iwapi DPD Jawa Tengah bersama-sama belajar dari senior. Kegiatan ini narasumber Kesbangpol Jawa Tengah, Bank Jateng Dinas Koperasi kota Surakarta. Serta tantangan yaitu masalah kemampuan dan kapasitas sebagai angggota IWAPI menjadi perempuan yang membantu pembangunan di Jawa Tengah.
Terus mau bangun kerja sama kita, kalau sekarang seperti ini, kalau tidak ada penyelesaian, kita tidak bisa berjalan, apalagi tadi ada yang diseluruh.maupun kemampuan majunya dari organisasi itu sendiri
Sementara jumlah anggota yang sudah tergabung DPD IWAPI Jawa Tengah, sekarang sudah ada di 35 kabupaten kota, ditambah dalam pengembangan hingga ke tingkat ranting, arahnya pembukaan di kecamatan.
“Kita sudah ada sekitar 15 ranting di Jawa Tengah, apa tujuannya ranting? Supaya Iwapi itu bermanfaat tidak hanya sampai di kota besar, tapi sampai ke kecamatan manfaatnya,” ujar Ketua DPD IWAPI Jawa Tengah itu.
Di Jawa Tengah kurang lebih ada 3.500 anggota, dan selanjutnya, pelaksanaan capacity building ini secara estafet, setelah dari Solo, akan ke Tegal, baru rencana ke Magelang, habis itu ke Banyumas, setelah Banyumas, Barang, Kudus, Jepara. “Kita estafet, setelah terpegang nanti ke Utara Timur, lalu tekanan Utara Barat ya, terakhir kita laksanakan di Semarang.
Untuk terakhir, karena tengah-tengah, bagi yang belum mengikuti capacity building.” terangnya.
Dan capacity building direncanakan dilaksanakan setiap tahun sekali, setiap anggota baru wajib mengikuti. Fokusnya lebih ke pembenahan pembangunan.
Mental organisasi, mental anggota. Upaya juga tetap survive, ada peningkatan semacam ikatan dalam usahanya yang digeluti oleh masing-masing anggota.
Pelatihan ini menurut Hj. Erwina Kusmarini, S. S. selaku Ketua Panitia melalui laporan yang disampaikan, menyadenga diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan individu dalam berorganisasi
agar dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik, dapat mengatasi tantangan, dan dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh organisasi.
“Peserta terdiri dari pengurus dan anggota DPC IWAPI se-Solo Raya, yaitu dari IWAPI Surakarta, Sukoharjo, Klaten, Karanganyar, Boyolari, Wonogiri, dan Sragen.
Juga dari IWAPI Blora, Kudus, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan IWAPI Kota Semarang. Dengan jumlah kota peserta 178 orang peserta,” terangnya.
Anggaran pelaksanaan dilakukan secara mandiri dari anggota IWAPI. Pada kesempatan ini, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sedikit tingginya kepada semua pihak yang telah bekerjasama dan hadir dengan baik, Wakil Walikota Solo Astrid Widayani yang telah membuka kegiatan Capacity Building mewakili Walikota Solo. (*/ian)






























