Breakfast Festival PHRI Solo, Program CSR Upaya Pendekatan ke Kastamer dan Branding, 2500 Makanan Hotel Ludes Hitungan Menit!

Berita, Horeka1506 Views
banner 468x60

Stan Riyadi Palace Hotel di acara Breakfast Festival PHRI, saat memberikan makanan pada penukar kupon, di CFD Slamet Riyadi Solo. Minggu (6/7/2025) 

JATENGONLINE, SOLO – Acara Breakfast Festival PHRI Solo diselenggarakan dalam rangka CSR-nya PHRI sekaligus juga bertujuan untuk menyemarakkan Solo Raya Great Sale (SGS) 2025

banner 336x280

Sebelumnya PHRI Solo telah mendistribusikan sebanyak 2.500 lebih voucher ke masyarakat kota Surakarta. Dimana untuk mengikuti Breakfast Festival ini masyarakat wajib membawa kupon senilai Rp5.000,- nett yang hanya bisa diperoleh di Kantor BPC PHRI Surakarta, Jalan Slamet Riyadi No. 275, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Ketua Panitia Breakfast Festival PHRI Solo, Wening Damayanti menjelaskan, PHRI sudah mulai promote mulai tanggal 24 Juni sampai dengan 4 Juli.

Wening Damayanti

“Sudah cukup panjang waktunya.Tetapi ternyata di hari yang sama on the spot banyak sekali masyarakat Surakarta yang masih ingin membeli voucher.

Yang terpaksa karena keterbatasan voucher kami hanya habiskan di angka itu saja,” terang Wening, menanggapi masih banyaknya masyarakat yang ingin membeli voucher di hari H. Minggu (6/7/2025).

Ditambabkan Wening, harga voucher di bandrol 5.000 itu sebetulnya hanya untuk menghindari chaos, karena kalau yang namanya gratis kan nanti berebut ya, tetapi kalau ada kupon itu akan lebih tertib.

“Jadi sebetulnya ini bukan untuk mencari profit, tetapi betul-betul untuk berbagi kepada masyarakat Surakarta. Setelah ini nanti hasil penjualan kupon juga akan kami distribusikan, kita akan CSR ke Pantai Jompo dan Pantai Asuhan.” lanjut Wening.

Ada seratus-an hotel dan restoran, lembaga pendidikan. Sebelumnya terdaftar 89, mendekati hari H bertambah sehingga jumlahnya lebih dari 100 peserta.

Untuk 100 hotel diberikan kesempatan membuat minimal 20 porsi, tetapi ada yang membawa 50 hingga 100, dan bervariasi.

Keramaian acara Breakfast Festival PHRI di CFD

Festival ini merupakan upaya perkenalan PHRI juga ke masyarakat, dan menyampaikan kepada masyarakat, kalau hotel ini bukan tempat yang eksklusif, “Kami betul-betul ingin menjadi yang bermanfaat bagi masyarakat.” kata Wening.

Dengan antusiasme yang luar biasa, masih banyaknya masyarakat yang pingin mendapatkan kupon, Wening menambahkan, mudah-mudahan bisa menyelenggarakan nanti breakfast festival yang kedua di tahun depan. Penyediaan itu pun mungkin akan lebih banyak, persiapannya juga lebih matang.

Sebetulnya, diakuinya, persiapan yang dilakukan pun juga sudah jauh-jauh hari. Selain menggunakan beberapa influencer, melalui sosial media, serta aktif bersosialisasi.

“Mungkin ada banyak yang telat belinya, ternyata di on the spot, kupon yang tersisa sudah tinggal sedikit, karena sudah diserbu sejak sebelum-sebelumnya.

Ya mudah-mudahan nanti penyelenggaran selanjutnya bisa lebih banyak, kami berharap jumlahnya pun bisa lebih banyak dari 2.500.” jelasnya.

Selain branding PHRI, mendekatkan ke hotelier kepada masyarakat juga ini dalam rangka menyukseskan Solo Raya Great Sale. Bahkan semua anggota PHRI juga mengikuti acara Solo Raya Great Sale menjadi tenan.

Sementara itu, Ketua BPC PHRI Surakarta, Joko Sutrisno menyampaikan, kegiatan Breakfast Festival ini untuk memperkenalkan produk dan menu masing-masing hotel kepada masyarakat.

“Acara Breakfast festival ini figelar untuk menarik tamu-tamu di luar kota, sehingga mau datang ke Kota Solo juga dalam rangka Solo Raya Great Sale,” ujar Joko Sutrisno, dihubungi terpisah.

Acara dmulai pukul 06.00 WIB di Car Free Day (CFD) area Hotel Dana, Jalan Slamet Riyadi Surakarta, dihadiri Walikota Solo, BPC PHRI Surakarta, Panitia Solo Raya Great Sale. (*/ian)

banner 336x280