Sambut HUT RI ke-81, Kartini Enterpreneur Indonesia Gelar Pasar Murah di CFD Solo Dukung Ketahanan Pangan

Berita, Pernik189 Views
banner 468x60

Ketua KEI SS. Maharani

JATENGONLINE, SOLO – Kartini Enterpreneur Indonesia (KEI) yang dulunya adalah HWMI atau Himpunan Wanita Mandiri Indonesia, Senin (3/8/2026) malam bertempat di Wedangan Gareng Laweyan, Panitia inti mengadakan pertemuan mematangkan penyelenggaraan pasar murah dengan penjualan sembako murah dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, sekaligus mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tentang ketahanan pangan.

banner 336x280

Rencananya pasar murah akan digelar di Car Free Day (CFD) Slamet Riyadi Solo, atau lokasi tepatnya di depan Bank Syariah Indonesia  (BSI) Solo Jl. Slamet Riyadi No.318, Sriwedari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57141

Pada Pasar Murah yang bakal digelar Minggu (9/8/2026) panitia menjual berbagai macam sembako diantaranya beras per kg diharga Rp12.500 atau hanya dengan membawa uang Rp25.000 bawa pulang beras 2 kg, yang kedua beras 5 kg dijual dengan harga Rp62.000 dengan kualitas medium premium, beras yang bagus untuk dikonsumsi dan enak.

Kemudian gula pasir seharga Rp17.500 dan minyak goreng dengan bawah harga pasar, tujuannya untuk membantu dan memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya.

“Siapapun dapat membelinya, silakan hadir, harga-harga itu dimana kami wanita mandiri ini juga akan membantu menggerakkan program-program Presiden Prabowo
dimana ketahanan pangan dan suasana pangan ini sampai ke tangan warga sekitar semuanya.” terang Ketua KEI, SS Maharani ditemui usai rapat koordinasi, Senin (3/8/2026)

Panitia inti usai rapat di wedangan gareng

Kartini Entrepreneur Indonesia (KEI) menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan sosial bertajuk pasar murah. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan merayakan kemerdekaan, tetapi juga menerjemahkan visi kedaulatan pangan ke dalam aksi nyata di tingkat akar rumput.

“Di usia kemerdekaan yang ke-81 ini, kami ingin memberikan makna lebih dari sekadar perayaan seremonial. Melalui pasar murah ini, KEI berupaya memastikan akses pangan yang layak tetap terjaga bagi masyarakat, sekaligus mendukung penuh program ketahanan pangan Bapak Presiden Prabowo,” ujar Maharani lagi.

Menurut Maharani, bahwa program ketahanan pangan era Presiden Prabowo menekankan pada kemandirian produksi dan distribusi yang merata. Inisiatif pasar murah yang digerakkan oleh organisasi perempuan entrepreneur seperti KEI menjadi contoh bagaimana kebijakan makro dapat diimplementasikan secara efektif di level komunitas. Selain membantu ekonomi rumah tangga, kegiatan ini juga mengedukasi publik tentang pentingnya mengonsumsi produk pangan lokal sebagai bentuk penguatan ekonomi domestik dan cinta tanah air.

“Semua sembako yang di pasar murah diambil langsung dari koperasi Pendowo 08,” tegas Maharani, sehingga harga dibawah pasaran.

Diharapkan kehadiran pasar murah di tengah suasana olahraga pagi dapat menciptakan atmosfer kebersamaan yang khas. Interaksi hangat antara penjual dan pembeli di ruang publik mengingatkan bahwa kemerdekaan sejati mencakup kebebasan dari kerawanan pangan.

Pelaksanaan pasar murah ini diharapkan dapat menginspirasi KEI untuk terus berkontribusi aktif. Dengan semangat entrepreneurship yang berorientasi sosial, KEI membuktikan bahwa perempuan Indonesia mampu menjadi penggerak utama dalam mewujudkan ketahanan pangan bangsa, terutama di momen bersejarah HUT RI ke-81 ini. (*/ian) 

banner 336x280