JATENGONLINE, BOYOLALI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bandara Internasional Adi Soemarmo menghadirkan serangkaian kegiatan bertema seni dan budaya dengan mengusung semangat “Satu Budaya, Satu Bangsa, Satu Bandara”.
Suasana memperingati kemerdekaan terasa di berbagai area bandara. Nuansa Merah Putih hadir melalui ornamen dan dekorasi yang menghiasi area mulai dari lobi hingga ruang tunggu keberangkatan. Para tenant di Bandara Adi Soemarmo turut berpartisipasi dengan menghias area usahanya menggunakan dekorasi bernuansa kemerdekaan.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Adi Soemarmo, Hery Purwanto, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini dimeriahkan melalui berbagai atraksi seni dan budaya yang melibatkan kolaborasi dengan sejumlah pihak.
“Kami ingin menghadirkan semangat kemerdekaan melalui kekayaan seni dan budaya Indonesia. Tahun ini kami berkolaborasi dengan berbagai pihak, antara lain Yayasan Pura Mangkunegaran dan desainer Ridwan Hermawan. Kami berharap rangkaian kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berbeda bagi pengguna jasa sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Indonesia,” ungkap Hery Purwanto.
Lebih lanjut, Hery menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tersebut menampilkan kekayaan budaya Nusantara melalui parade busana adat, tarian tradisional, serta fashion show dengan konsep Jawa kontemporer.
“Semangat Kemerdekaan tahun ini kami wujudkan dengan menampilkan kekayaan adat Nusantara, antara lain melalui parade busana adat, tarian tradisional, dan fashion show dengan konsep Jawa kontemporer. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi generasi muda untuk semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya Indonesia,” tambah Hery.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Kirab Budaya yang menampilkan parade busana Nusantara. Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah instansi di lingkungan Bandara Adi Soemarmo dan berlangsung dari area lobi keberangkatan domestik menuju ruang tunggu keberangkatan.
Semangat kemerdekaan semakin terasa dengan hadirnya persembahan tarian tradisional dari Yayasan Pura Mangkunegaran. Para penari membawakan tarian Gatotkaca Pergiwa dengan gerakan yang anggun dan memukau. Tarian tersebut menggambarkan tentang kegandrungan ksatria berotot kawat bertulang besi, Raden Gatotkaca dengan seorang putri cantik jelita bernama Dewi Pergiwa putri dari Raden Arjuna.
Tidak hanya pertunjukan seni dan budaya, pengguna jasa juga disuguhi peragaan busana yang menampilkan tujuh model dengan balutan kebaya klasik Jawa dalam sentuhan kontemporer karya desainer Ridwan Hermawan.
Dalam fashion show bertajuk “Gelar Kemerdekaan”, Ridwan Hermawan mengangkat tema “Simfoni dan Warna, Seni dalam Balutan”. Konsep Jawa kontemporer dipilih sebagai representasi budaya yang bersifat timeless, tetap relevan dari masa ke masa, serta dapat dinikmati oleh berbagai generasi.
Pada kesempatan yang sama, Ridwan Hermawan menyampaikan bahwa karya yang ditampilkan tidak hanya mengedepankan keindahan busana, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan pesan kecintaan terhadap tanah air.
“Tetaplah menjadi akar dari apa yang telah ditanam oleh para pendahulu demi kemerdekaan yang kita rasakan hari ini. Masa depan masih sangat panjang. Karena itu, cintailah negeri ini, jagalah apa yang telah diwariskan, dan bersama-sama kita membangun masa depan. Dari kecintaan terhadap negeri inilah kita akan terus tumbuh dan berjaya,” jelas Ridwan Hermawan.
Penumpang tujuan Solo-Jakarta Wulan tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya, saat menyaksikan berbagai penampilan yang disuguhkan sembari menunggu penerbangan.
Melalui rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, Bandara Adi Soemarmo berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi pengguna jasa. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk mendukung pelestarian serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni dan budaya Indonesia. (*/ian)



















