JATENGONLINE, SOLO – Suasana khidmat sekaligus hangat menyelimuti Pagongan Keraton Surakarta Hadiningrat, Senin (24/8/2026) malam. Sinuhun Pakubuwono XIV Hangabehi secara langsung mengunjungi dan memberikan semangat kepada para pengrawit.
Kunjungan ini bukan sekadar tinjauan rutin, melainkan bentuk perhatian pribadi raja terhadap pelestarian seni karawitan Jawa. Di hadapan puluhan pengrawit dari berbagai usia, Sinuhun PB XIV menyampaikan pesan semangat agar para seniman terus menjaga kualitas gending dan ketulusan dalam menghayati setiap nada.
“Karawitan adalah napas Keraton. Jangan pernah lelah merawatnya, karena di sanalah jiwa leluhur kita tetap hidup,” ujar Sinuhun PB XIV Hangabehi.
Momen paling dinantikan tiba ketika Sinuhun membagikan oleh-oleh khas berupa telur asin dan pecut. Pemberian telur asin dimaknai sebagai simbol kesabaran dan proses panjang dalam menempa diri menjadi seniman yang matang, sementara pecut melambangkan disiplin, ketegasan, serta semangat juang yang harus senantiasa dikobarkan dalam berkarya.
“Telur asin mengingatkan kami bahwa rasa indah butuh waktu dan ketelatenan. Pecut adalah pengingat agar tidak kendor meski tantangan zaman semakin berat,” ungkap salah satu pengrawit senior yang menerima hadiah langsung dari tangan Sinuhun dengan penuh haru.
Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar-generasi pengrawit. Kehadiran Sinuhun yang berbaur langsung dengan para musisi menciptakan atmosfer kekeluargaan yang langka, memperkuat ikatan batin antara penguasa keraton dan abdi dalem seni.
Melalui kunjungan ini, Sinuhun PB XIV menegaskan komitmen keraton untuk tidak hanya menjadikan pagongan sebagai tempat latihan, tetapi juga sebagai ruang hidup bagi regenerasi seniman yang berintegritas dan bersemangat tinggi. (*/ian)






















