Bos Kali Pepe Land Puspo Wardoyo Dapat Penghargaan dari Keraton Surakarta karena Setia Nguri-uri Budaya

Berita, Daerah412 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, SOLO – Solo 24 Jam Menari dalam momentum Hari Tari Dunia, Keraton Surakarta Hadiningrat menggelarnya di Bangsal Smarakatha pada Rabu 29 April 2026 malam, pentas tari dan drama tari tersebut menjadi peristiwa yang spesial, sebab bertepatan pemberian penghargaan pada H. Puspo Wardoyo sosok pengusaha kuliner terkenal asli Solo.

Pekuliner sukses sekaligus pengelola destinasi wisata Kali Pepe Land ini menerima penghargaan atas dedikasinya dalam mendukung kebudayaan Jawa, utamanya di lingkungan keraton.

banner 336x280

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah atau yang akrab disapa Gusti Moeng.

Gusti Moeng menegaskan pentingnya peran berbagai pihak, termasuk sektor swasta, dalam menjaga keberlangsungan budaya. Menurutnya, perusahaan-perusahaan besar itu punya kewajiban untuk ikut melestarikan budaya, salah satunya melalui pendanaan.

“Mas Puspo Wardoyo melalui Kalipepe Land sangat perhatian dengan pelestarian kebudayaan, selalu support kegiatan di Keraton,” ujar Gusti Moeng.

Dan, kontribusi Puspo Wardoyo tidak hanya bersifat simbolis semata, akan tetapi wujud nyata dalam bentuk dukungan moral maupun pembiayaan di berbagai kegiatan budaya, termasuk dalam upaya menghidupkan kembali sanggar pedalangan yang lama terbengkalai.

Kedepan akan menata kembali sanggar pedalangan yang ada, agar pakem Keraton tidak hilang, karena budaya itu sangat luas.

“Kalau tidak diajarkan, ini eman sekali. Jadi semoga sinergi ini bisa terus terjalin,” lanjut Gusti Moeng.

Disampaikan Gusti Moeng, pemberian penghargaan kepada Puspo Wardoyo juga tak lepas dari pandangannya bahwa kuliner merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya. Masakan punya kekhasan, yakni khas Jawa.

“Mas Puspo Wardoyo ini sudah bertahun-tahun memberikan perhatian, tidak hanya secara moral tapi juga support pembiayaan beragam kegiatan,” ungkap Gusti Moeng.

Acara tersebut semakin khidmat dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, di antaranya budayawan ternama Sardono W. Kusumo yang juga tampil untuk menyampaikan orasi budaya.

Hadir juga Duta Besar Chili untuk Indonesia, Mario Ignacio Artaza Loyola, Panembahan Agung Tedjowulan selaku Ketua Pelaksana Perlindungan dan Pengembangan Cagar Budaya Keraton Surakarta, serta Sinuhun Pakubuwono XIV Hangabehi. (*/ian) 

banner 336x280