JATENGONLINE, SOLO – Satu lagi tempat ngopi yang nyaman di kota Solo, yakni di Rumah Kuno Solo. Semula hanya berupa toko yang menyediakan kopi, namun sejak Sabtu (26/7/2025) lalu, menambah fasilitas layanannya dengan membuka gerai ngopi bagi masyarakat dengan menawarkan kopi biji sekaligus memberikan edukasi tentang kopi, mulai dari jenis kopi, karakter kopi hingga cara menikmati kopi untuk para konsumen.
Owner Kopi Rumah Kuno (RKS) Solo Priskila Wahyuni Tan mengatakan, bahwa awal mula usahanya bidang perkopian hanya membuka toko khusus menjual biji kopi premium yang berdiri 8 tahun lalu.

Potensi pasar dan permintaan yang kian meningkat dari para konsumen dan penikmat kopi, maka digagaslah untuk membuka gerai kopi, yang lokasinya disebelah toko RKS. Selain me-roasting kopi sendiri, penikmat kopi bisa melihat koleksi barang-barang kuno dan antik.

“Gerai kopi Rumah Kuno Solo, spesialnya biji kopi premium. Spesial kopi hitam, tanpa ada campuran apapun termasuk susus dan lain-lain,” kata Priskila.
Ada dua varian kopi yang dijual, lanjut Priskila, yakni kopi robusta dan arabika. Namun juga menyediakan dan menjual kopi blend yang merupakan campuran varian keduanya. Dimana robusta rasanya pahit dan arabika rasanya asam.

Banyak macam karakter kopi di Indonesia, katanya, contohnya robusta ada berasa pahit, gurih, ada yang pahitnya legit, berat, enteng.
“Untuk arabika bagi yang pandai bisa merasakan ada rasa macam-macam selain asam,” jelasnya.

Namun bagi mereka yang baru taraf belajar ngopi, Priskila tidak merekomendasikan untuk mengkonsumsi minuman kopi yang memiliki rasa terlalu asam dan pahit terlalu kuat. Tapi menyaranka untuk mengkonsumsi kopi tubruk lebih dulu.
Menurutnya, kalau strong yang bagus itu yang soft. Kalau kopi yang terlalu keras berasal dari kopi baru, sehingga tidak kuat untuk lambung. Termasuk juga yang rasanya terlalu asam.
Di RKS juga menyediakan kopi yang aman bagi lambung, yakni kopi berbahan baku biji kopi kering. Kopi yang dimasak kopi yang kering saja.
“Ini tips agar kopi tidak mengganggu tidur, maka baiknya minum kopi dilakukan pagi atau sore.” katanya.
Yakni ngopinya dilakukan waktunya agak jauh dari malam hari, tujuannya supaya tidak mengganggu kualitas tidur.
Tren pertumbuhan gerai kopi di Solo saat ini yang kian tinggi dengan konsep jualan yang variatif, menandakan bisnis di sektor kopi tidak pernah ada matinya.
“Inovasi terus akan kami lakukan, dengan mengenalkan produk super premium, kedepannya, tunggu saja!” pungkas Priskila mengakhiri perbincangan. (*/ian)































