JATENGONLINE, KLATEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi Surakarta (UNISRI) melaksanakan kegiatan sosialisasi dengan tema “Pemanfaatan Potensi Unggulan Desa dalam Membangun Kemandirian Ekonomi yang Berkelanjutan” di Dukuh Tegal, RW 04, Desa Tarubasan, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Aminah Ramadhanasywa, mahasiswa UNISRI yang tengah menjalankan program KKN di desa tersebut.
Sosialisasi dilaksanakan pada Sabtu malam, 19 Juli 2025 pukul 19.30 WIB hingga selesai, dengan memasuki forum rapat warga Dukuh Tegal. Kehadiran mahasiswa KKN dalam forum ini mendapat sambutan hangat dari warga dan perangkat desa yang turut hadir mendampingi jalannya acara.
Desa Tarubasan sendiri memiliki berbagai potensi unggulan yang dapat menjadi penggerak utama kemandirian ekonomi masyarakat. Beberapa di antaranya yaitu pertanian pepaya hawaii, usaha konveksi kebaya yang telah dikenal hingga tingkat regional, budidaya ikan lele dengan pasar yang stabil, serta pertanian jagung dan tembakau yang menjadi sumber pendapatan masyarakat. Namun demikian, pemanfaatan potensi tersebut masih menghadapi kendala berupa minimnya inovasi, keterampilan pengolahan hasil, serta keterbatasan akses pemasaran yang sebagian besar hanya dilakukan di tingkat lokal.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Aminah Ramadhanasywa menyampaikan pentingnya strategi pengelolaan potensi desa, diversifikasi produk, pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pasar, serta sinergi antar pelaku usaha, kelompok tani, UMKM, dan kelembagaan desa. Ia menekankan bahwa potensi unggulan Desa Tarubasan tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga bisa menjadi identitas desa apabila dikelola dengan baik dan berkelanjutan.
Warga Desa Tarubasan bersama perangkat desa menyatakan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN UNISRI. Mereka berharap masyarakat dapat mengaplikasikan wawasan yang diperoleh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Sementara itu, Aminah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dari rangkaian program KKN. Diharapkan, akan ada tindak lanjut berupa pendampingan, pelatihan, maupun pengembangan usaha yang lebih konkret agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, masyarakat Dukuh Tegal, khususnya warga RW 04, diharapkan semakin memahami bahwa potensi lokal bukan sekadar sumber penghidupan, melainkan juga aset strategis untuk membangun kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan. (*)
*) Ditulis: Aminah Ramadhanasywa, Mahasiswa KKN UNISRI































