JATENGONLINE, SUKOHARJO – Kabar duka datang dari dunia pedalangan, dalang kondang Ki Anom Suroto telah meninggal dunia pada hari Kamis, 23 Oktober 2025. Sebelumnya telah mendapat perawatan beberapa hari di RS Dr Oen Kandangsapi Solo.
Demi mendengar kabar duka tersebut Founder Kali Pepe Land Puspo Wardoyo yang memang akrab dengan ‘dalang kondang’ tersebut segera menyampaikan turut berduka cita melalui karangan bunga yang dikirimkan ke rumah almarhum.
Kedekatan Puspo Wardoyo dengan Ki Anom Suroto, beberapa tahun terakhir, semasa Ki Anom masih sehat, dimana setiap selapan atau 35 hari sekali, Puspo Wardoyo selalu berbagi rejeki dengan para ‘niyaga’ (penabuh gamelan), sinden bahkan dalang MPP Bayu Aji serta Pak Anom sendiri.
Selain ratusan nasi kotak yang dibagikan ada sejumlah uang yang juga dibagi setiap Rebo Legi. Selain Puspo Wardoyo dan Ki Anom ada juga KGPH Puger yang juga ikut menyaksikan tayangan hingga larut malam.
Dan, dalam kesempatan itu, Pak Puspo menyisipkan iklan Makanku saat jam limbukan atau Goro Goro yang diperankan oleh sinden dan pelawak di wayangan.
Praktis Pak Puspo pun ikut merasa kehilangan atas meninggalnya teman dekatnya tersebut.
Sebelumnya berita duka tersebut dibenarkan Ki Jatmiko, salah satu putra Anom Suroto, “Benar, bapak meninggal dunia, setelah mendapat perawatan selama 4 hari,” kata Jatmiko, Kamis, 23 Oktober 2025. Ia meninggalkan istri dan 6 anak serta 15 cucu.
Ayah dari Ki Bayu Aji Pemungkas yang juga merupakan dalang kondang ini, diduga meninggal karena serangan jantung.
Pemakaman rencananya dilakukan hari ini Kamis (23/10/2025) di Makam Pademokan Juwiring Klaten, Jawa Tengah. Berangkat dari rumah duka Kebon Seni Timasan, Makam Haji, Kartasura Sukoharjo.
Margono SSn dari Sanggar Wayang Gogon mengungkapkan, Ki Anom Suroto sosok seorang dalang sekaligus bapak semua orang yg bisa merangkul semua kalangan. “Beliau orang baik, dan sebagai senior dalang yang sangat luar biasa, banyak lakon-lakon wayang yg di pentaskan beliau yang sangat menginspirasi kita semua dalam lakon-lakon atau cerita yang beliau bawakan,” pungkas Gogon, panggilan akrab Margono. (*/ian)

























