Siap Menang! The A Team Kelurahan Kestalan Sigap Paparkan 10 Potensi Ekonomi dan Budaya, Didepan Juri Lomba KKBRPPA Kota Solo

Berita, Solo Raya1192 Views
banner 468x60

Lurah Kestalan Sudadi,saat paparan program program potensi Kelurahan Kestalan dihadapan Tim Juri lomba (KKB RPPA) 

JATENGONLINE, SOLO – Tim lomba Kampung Keluarga Berkualitas, Ramah Perempuan, dan Peduli Anak (KKB RPPA) Kelurahan Kestalan yang mewakili Kecamatan Banjarsari percaya diri memaparkan potensi yang dimiliki kelurahan tersebut kepada 9 Tim Juri yang terdiri atas berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Solo. Senin (28/10/2025)

banner 336x280

Di Pendopo Kelurahan Kestalan, memaparkan sedikitnya ada 10 potensi terbagi atas divisi ekonomi dan budaya yang ditunjukkan kepada tim penilai Pemerintah Kota Solo.

Analis Kebijakan DP3AP2KP, Edo Nova Ardianto selaku Perwakilan Tim Juri menyampaikan, bahwa kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2KP) ini, untuk mengapresiasi kelurahan yang aktif mengembangkan program menuju keluarga berkualitas.

Lomba KKB RPPA diikuti oleh lima kelurahan perwakilan dari masing-masing kecamatan, diantaranya Kelurahan Kestalan (Banjarsari), Joyosuran (Pasarkliwon), Mojosongo (Jebres), Tipes (Serengan) dan Sriwedari (Laweyan).

“Kelurahan Kestalan menunjukkan kesiapan dan dukungan yang luar biasa dari berbagai pihak, salah satunya dari Pak Camat Banjarsari,” papar Edo.

The A Team Kelurahan Kestalan lomba Kampung Keluarga Berkualitas, Ramah Perempuan, dan Peduli Anak (KKB RPPA)

Saya kaget juga, lanjut Edo, bahwa dukungan dari kader dan tokoh masyarakat sangat lengkap. Termasuk dari pemangku wilayah yakni Pak Camat dan Pak Lurah, yang sangat menguasai program-program kemasyarakatan.

“Komitmen ini yang yang mendapat nilai tinggi,” ujar Edo. Nantinya, selain piagam penghargaan dari Wali Kota, pemenang pertama akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp5 juta dan berhak mewakili Kota Surakarta dalam lomba tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2026.

Lurah Kestalan, Sudadi menyampaikan, lomba KKB RPPA yang dilaksanakan sepanjang Oktober hingga November sebagai wujud nyata semangat membangun keluarga yang berkualitas di wilayahnya secara komprehensif. Semua bidang terlibat, mulai dari sosial, ekonomi, agama, hingga perlindungan perempuan dan peduli anak.

“Berbagai upaya telah dilakukan, seperti pembentukan forum anak, penyediaan ruang bermain dan kegiatan PAUD, hingga pendampingan kasus perlindungan perempuan.” ujar Sudadi, ditemui usai penjurian.

Lebih lanjut dijelaskan Sudadi, meskipun masih mengalami banyak kendala dalam penyediaan fasilitas seperti rumah data, namun lurah yang tak lama lagi pensiun ini optimistis Kelurahan Kestalan mampu memberikan hasil terbaiknya.

Camat Banjarsari Solo, Beni Supartonoo memberikan sambutan dihadapan Tim Juri lomba Kampung Keluarga Berkualitas, Ramah Perempuan, dan Peduli Anak (KKB RPPA)

Sementara aplikasi digital bernama Mbak Sri Cantik (Masyarakat Banjarsari Cinta Statistik) yang disampaikan Camat Banjarsari Beni Supartono mengawali paparan potensi wilayah dihadapan tim juri.

Menurut Beni, aplikasi ini yang mampu mewujudkan kota Solo menjadi Smart City. Meskipun aplikasi ini sudah dilaunching beberapa tahun silam, namun masih banyak yang belum tahu.

“Garis besar aplikasi ini adalah menyimpan data terkait angka kemiskinan, stunting, fasilitas umum serta mampu mencari lokasi alamat warga dengan tepat. Sehingga mirip Google Maps milik perusahaan Alphabet Inc.” jelasnya.

Aplikasi ini sangat dibutuhkan dalam mewujudkan Smart City, imbuhnya lagi, asalkan semua Kecamatan memiliki dan mempergunakan.

Lomba ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi semata, akan tetapi merupakan sarana pembiasaan perilaku positif di masyarakat, serta dapat terwujudnya kolaborasi yang kuat antara masyarakat, lembaga, dan pemerintah dalam membangun keluarga berkualitas melalui kampung ramah perempuan dan peduli anak. (*/ian) 

banner 336x280