Lurah Sudadi saat berpamitan
JATENGONLINE, SOLO – Pelepasan purna tugas merupakan acara resmi yang diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi atas pengabdian yang telah memasuki masa pensiun.
Acara ini juga menjadi momen silaturahmi untuk mengenang masa-masa kerja, memberikan kenang-kenangan, dan memberikan semangat untuk menjalani kehidupan setelah pensiun.
Begitu pula pelepasan purna tugas Kepala Kelurahan Kestalan Sudadi, S.Sos, MM. menjadi ajang untuk berpamitan sekaligus menjaga silaturahmi dengan segenap rekan kerja, LKK dan institusi.
“Kestalan kecil tapi berkesan,” kata Lurah Kestalan, Sudadi.
Daya lengket warga Kestalan, lanjut Sudadi, lebih mudah dan lebih kuat, sehingga membuat Lurah yang hanya 3 tahun itu sangat dekat dengan warga masyarakat.
Selain juga mengingat kembali rekam jejak, karya, dan pencapaian individu selama bekerja.
Dikenal sebagai sosok yang inspiratif adalah pemimpin yang menunjukkan kepedulian mendalam terhadap warganya dengan hadir secara langsung untuk menyelesaikan masalah, mengembangkan inovasi pelayanan, dan membangun kebersamaan, seperti Lurah Sudadi yang viral karena konten edukatifnya di berbagai media komunikasi dan pelayanan yang cepat tanggap, yang dikenal karena turun langsung ke lapangan dan fokus pada program pengadaan pendidikan anak usia dini ( PAUD) pengasuhan anak, pendayagunaan dan perlindungan perempuan.
Dianggap inspiratif karena menggunakan berbagai komunikasi media secara kreatif untuk mengedukasi warga tentang program pemerintah dan memiliki gaya kepemimpinan yang humble, responsif, dan cepat tanggap, sehingga Kelurahan Kestalan menjadi wakil kota Solo maju tingkat propinsi Jawa Tengah KKB RPPA https://jatengonline.com/2025/11/03/keren-kestalan-wakili-kota-solo-maju-lomba-kkb-rppa-tingkat-jateng/

Sudadi menunjukkan kepemimpinan yang hadir secara fisik dan berpartisipasi langsung dalam kegiatan warga, seperti kerja bakti atau saat terjadi masalah, serta memiliki fokus pada program pengasuhan anak usia dini.
“Mengubah kelurahan menjadi lebih maju melalui strategi kepemimpinannya yang berfokus pada pembangunan, penggerakan, dan kasih sayang.” kata Aprilia, Plt. Sekretaris Camat Banjarsari, saat sambutan.
Diakui Aris Kawiyono Ketua LPMK Kestalan, karena program-program inovatif dan keberhasilannya memfasilitasi semangat gotong royong serta kebersamaan masyarakat dalam membangun kelurahan.
“Menunjukkan keteguhan dalam mengabdi dan hadir secara nyata di tengah masyarakat, menekankan bahwa jabatan lurah lebih dari sekadar urusan administrasi,” kata Aris Kawiyono.

“Berharap lurah yang lebih baik kepada penggantinya” adalah sebuah ungkapan harapan untuk kemajuan dan peningkatan kualitas kepemimpinan di tingkat kelurahan di masa depan.
“Minimal seperti Pak Sudadi, syukur bisa lebih,” kata Ali Wiyono, warga RT 04 RW 02.
Hal ini menyiratkan harapan agar lurah yang baru dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, mengelola pemerintahan dengan lebih efektif, dan membawa manfaat yang lebih besar bagi masyarakat setempat dibandingkan dengan pendahulunya.
Sebagai wujud keinginan warga untuk memiliki pemimpin yang lebih responsif terhadap kebutuhan mereka, lebih transparan, dan lebih inovatif dalam pembangunan kelurahan.

Intinya, ungkapan tersebut adalah bentuk optimisme masyarakat bahwa pengganti lurah dapat membawa perubahan positif dan kemajuan yang lebih signifikan bagi lingkungan mereka.
Bentuk apresiasi masyarakat dengan menyerahkan cendera mata atau penghargaan sebagai tanda terima kasih atas kontribusi mereka. Memberikan semangat dan motivasi untuk menjalani masa purna tugas dengan penuh makna.
Acara yang diawali dengan pementasan tari gambyong ‘Suryo Sumringah’ ini ditutup dengan penyerahan tali asih, atau kenang-kenangan dari staf kelurahan, LKK dilanjut ramah tamah makan bersama dan sesi foto untuk mengabadikan momen tersebut. (*/ian)






























