PITOELAS Tema Besar SBC 2026! Kini Masuki Tahapan Workshop

Berita, Budaya750 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, SOLO – Even Solo Batik Carnival (SBC) 2026 Grand Carnaval dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026 mendatang, yang diawali dengan Grand Juri 5 Juli dan diakhiri dengan Night Awarding 12 Juli.

Tema yang diusung pada tahun 2026 ini adalah “PITOELAS (PITULUNGAN lan WELAS)” sebagai edisi ke-17 dari karnaval tahunan yang menampilkan kostum batik kreatif di jalanan utama kota. Pada bulan ini memasuki tahapan Workshop dan pendaftaran pesertanya sendiri telah dimulai sejak awal tahun 2026.

banner 336x280

CEO Solo Batik Carnival, Ragowo Ade Kurniawan menyampaikan, SBC
merupakan ajang budaya bergengsi yang memadukan warisan batik dengan kreativitas fashion modern dan menjadikannya salah satu event unggulan di Solo.

Mengangkat kekayaan budaya, adat istiadat kearifan lokal, sumber daya masyarakat dalam berbagai bidang kreatif dalam bentuk kostum karnaval dengan tujuan memperkenalkan kepada cakupan yang lebih luas dan berdampak positif secara ekonomi.

SBC ke-17 mengambil tema besar Pitulungan lan Welas (Pitulas) “Pitulungan lan welas memiliki makna yang mendalam terkait dan hubungan antar manusia,” terang Ade.

Lebih lanjut dikatakannya, jika Pitulungan memiliki makna yang merujuk pada tindakan aktif untuk membantu orang lain berupa tenaga, pikiran, maupun material.

Sedangkan, Welas memiliki makna yang merujuk pada perasaan empati yang mendalam terhadap orang.

“Secara keseluruhan Pitulungan lan Welas dapat diartikan pertolongan dan belas kasih menggambarkan perilaku manusia yang didasar rasa empati mendalam (welas) yang dalam aksi nyata membantu (pitulungan) sesama.” papar Ade.

Tema kostum SBC 17, mengangkat keragaman dari masing-masing UMKM dari setiap kecamatan yang ada di Kota Surakarta, yaitu: Kecamatan Banjarsari sebagai Sentra Meubel, Kecamatan Jebres sebagai Sentra Sangkar Burung, Kecamatan Laweyan sebagai Sentra Pembuatan Batik, Kecamatan Pasar Kliwon dengan Kampung Arab, Kecamatan Serengan sebagai Sentra Shuttlecock dan Blangkon (kampung Potrojayan)

Pitulungan lan Welas sangat tepat dengan motif Batik Truntum, dimana motif batik ini bermakna cinta yang tumbuh kembali, adalah simbol cinta yang tulus tanpa syarat, abadi, dan semakin lama semakin terasa subur berkembang (tumaruntum).

Dengan motif Batik Truntum yang mengandung energi Regenerasi. “Saat seseorang merasa terpuruk, Welas asih mendatangkan Pitulungan yang kemudian membuat harapan hidup orang tersebut Truntum atau bersemi kembali.” pungkas Ade

Lokasi penyelenggaraan sebagaimana pada tahun lalu, yakni panggung utama berada di depan Stadion Sriwedari jalan Bhayangkara, dengan mengambil rute karnaval: dari panggung utama-jalan menyusuri jalan Slamet Riyadi finish di halaman balai kota Solo.

Jangan lewatkan kesempatan ini! Tunjukkan kreativitasmu dan jadilah bagian dari kemeriahan Solo Batik Carnival 2026 WhatsApp: 0857-0022-4568 (Aditya) atau melalui link berikut: bit.ly/PESERTASBC  Jangan lewatkan kesempatan ini. (*/ian)

banner 336x280