JATENGONLINE, SOLO – Dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 12 Juli tahun ini, Koperasi Pendawa 08 mengumumkan kesiapannya untuk menjalin kolaborasi strategis dengan Koperasi Merah Putih.
Langkah ini diambil sebagai wujud nyata penguatan ekosistem koperasi di Indonesia melalui sinergi antar-koperasi (cooperation among cooperatives).
Manager Koperasi Konsumen Pendawa 08 Indonesia, S. S. Maharani menyatakan, bahwa momentum Harkopnas bukan hanya sekadar perayaan, melainkan waktu yang tepat untuk merefleksikan peran koperasi dalam perekonomian kerakyatan.
Menurutnya, kolaborasi dengan Koperasi Merah Putih akan membuka peluang baru bagi anggota kedua koperasi untuk mengakses sumber daya, pasar, dan layanan keuangan yang lebih luas.
Keunggulan koperasi saat ini, lanjut Maharani, memang dalam kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto ini
berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan di mana telah terbukti dibentuknya koperasi-koperasi merah putih yang didirikan seluruh Indonesia secara serentak.
“Ini bisa dipandang sebagai garda depan ekonomi kerakyatan yang sampai ke pelosok negeri saat ini, yaitu antara lain kita memang bisa dilihat dan dipahami sebagai upaya mensejahterakan rakyat bawah, sekaligus dengan adanya bunga pinjaman di koperasi yang untuk rakyat bawah itu 8% yang bisa diajukan kepada koperasi merah putih dan yang lainnya,” ujar Maharani.
Sebagai manajer di Koperasi Konsumen Pendawa 08 Indonesian, lanjut Maharani, dirinya juga ikut berkecimpung di dalam tujuan dari Presiden Prabowo, yaitu ikut serta mensukseskan program nya.
Alasan kenapa Koperasi Pendawa 08 ikut mensukseskan, karena ini dinilai akan baik dan menyentuh sekali kepada ekonomi kerakyatan di bawah dimana dengan menyiapkan harga-harga yang memang terjangkau dan juga menyalurkan kerjasama dengan bulog Indonesia.
“Kita menjual barang-barang yang dari bulog dimana harga itu memang sudah disiapkan dengan adanya beras subsidi diantaranya itu bisa menjual di harga Rp60.000 per 5 kilo sampai Rp62.500 harga maksimal kepada pengecer, tetapi di Koperasi Pendawa 08 memang kurang dari itu kita bisa menjual di harga Rp60.000 penyalurannya bekerjasama dengan bulog,” ujarnya.
Selain beras, Koperasi Pendawa 08 juga menjual beberapa produk-produk dari bulog dimana merupakan rangkaian yang telah dipersiapkan oleh Presiden Prabowo Subianto, jadi masyarakat harus berbangga hati karena memang saat inilah menyentuh langsung kepada kebutuhan-kebutuhan
perekonmian nasional yang ditanamkan di dalam koperasi dalam menyambut program-program Presiden Prabowo Subianto ke depan yang memang cukup baik.
“Masyarakat di bawah diangkat untuk bisa naik kelas, sehingga tidak usah khawatir dengan adanya bahan-bahan pokok pertaniannya, dari petani langsung dibeli dengan harga minimal dan dijual dengan harga yang sudah dipatok, ini merupakan langkah-langkah Bapak (Presiden Prabowo), langkah strategis yang harus kita dukung, sebagai masyarakat yang bijak,” lanjut Rani, demikian biasa disapa.
Semoga program kedepan, kata Rani, ada yang lebih bagus lagi karena memang saat ini adalah kerakyatan yang difokuskan pada ekonomi yang dirancang untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia dan menuju Indonesia keemasan.
Koperasi Pendawa 08 ini juga bekerja sama dengan PT NDH Sukses Perkasa
di mana Koperasi Pendawa 08 ditunjuk sebagai pemasaran secara nasional produk-produk yang bisa menyiapkan rak atau rangkaian almari dan meja kasir dan yang lainnya yang akan dipakai oleh pihak-pihak yang membutuhkan seperti halnya koperasi merah putih.
“Koperasi Pendawa 08 ditunjuk secara resmi dalam bidang pemasaran itu, jadi monggo untuk KDMP-KDMP untuk bisa menghubungi kami dalam hal penyiapan rak-rak yang akan dibutuhkan dalam mempersiapkan operasinya,” jelasnya.
Menurutnya, koperasi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Adanya kolaborasi bersama Koperasi Merah Putih, yakin dapat menciptakan efisiensi operasional dan meningkatkan daya saing usaha anggota. Ini adalah langkah konkret menuju koperasi yang modern, tangguh, dan berdaya saing global,” tegasnya.
Dampak Bagi Anggota
Bagi para anggota, kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung berupa: Perluasan jaringan bisnis (networking) antar-anggota. Akses terhadap produk dan jasa dengan harga yang lebih bersaing. Peningkatan kualitas layanan melalui berbagi praktik terbaik (best practices) antara kedua manajemen koperasi. (*/ian)



















