SKF 2026 Hadirkan “Keroncong Pusaka Nusantara”: Harmoni Tradisi dan Inovasi di Kota Surakarta

Berita, Budaya101 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, SOLO – Solo Keroncong Festival (SKF) kembali digelar pada tahun 2026 sebagai event budaya tahunan yang mengukuhkan Surakarta sebagai pusat perkembangan masik keroncong di Indonesia.

Mengusung tema “Keroncong Pusaka Nusantara” dengan konsep “Keroncong Majestic” serta tagline “Memayu Hayuning Keroncong“, festival ini menghadirkan perpaduan antara nilai tradisi dan kreativitas modern dalam satu panggung budaya.

banner 336x280

Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2009, SKF konsisten menjadi ajang pelestarian sekaligus pengembangan masik keroncong. Pada tahun 2026, festival ini kembali hadir sebagai ruang ekspresi, edukasi, dan diploması budaya yang mendorong keroncong tetap relevan di tengah perkembangan zaman serta berkontribusi pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Keroncong Pusaka Nusantara: Warisan yang Hidup dan Relevan – Tema “Keroncong Pusaka Nusantara” memaknai keroncong yang menjadi perisai identitas budaya bangsa dan gempuran arus globalisasi, sekaligus memberikan wibawa dan kebanggaan bagi masyarakat.

Keroncong diharapkan sebagai pusaka hidup yang sakral namun adaptif, dijaga, dan diwariskan lintas generasi, serta dikemas kembali agar relevan dengan zaman. Melalui konsep Keroncong Majestic, festival ini merepresentasikan kemegahan budaya keraton yang berpadu dengan kreativitas masa kini.

Sebelum puncak acara, SKF 2026 dimeriahkan dengan serangkaian pra-kegiatan menarik seperti Road to Solo Keroncong Festival.

Road to SKF #1: 19 Juni 2026 di Pasar Gode

Lomba Menyanyi Keroncong: 26 Juni 2926 di RRI Surakarta

Road to SKF #2: 03 Juli 2026 di Koridor Gatot Subroto

Puncak acara Solo Keroncong Festival 2026 akan diselenggarakan pada 18-19 Juli 2026 bertempat di Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta. SKF 2026 akan menghadirkan berbagai musisi dan seniman keroncong dari dalam dan luar negeri, seperti Tuti Maryatı, Iga Mawarni, Hendri Lamiri, kelompok keroncong internasional, hingga partisipasi komunitas dan orkestra dari berbagai daerah turut memperkaya keberagaman masikal dalam festival ini.

SKF 2026 dirancang sebagai platform kolaboratif yang menghubungkan berbagai elemen, mulai dari pelaku seni, institusi budaya, akademisi, hingga UMKM. Festival ini diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Surakarta.

Seluruh konten acara dan live streaming dapat diakses melalui kanal resmi Youtube DISBUDPAR Surakarta, media sosial resmi instagram @solokeroncongfestival.id, kanal resmi YouTube PARIWISATA SOLO dan SOLO KERONCONG FESTIVAL

Solo Keroncong Festival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan musik, tetapi juga sebagai upaya berkelanjutan dalam menjaga eksistensi keroncong sebagai identitas budaya hangsa yang membanggakan dan berdaya saing global. (*/ian) 

banner 336x280