H. Edy Santosa: Mie Ayam Jauh Beda Dengan Mie Instan, Lebih Sehat Untuk Sarapan

Berita, Pernik42 Views
banner 468x60

Presiden Mie Ayam H. Edy Santosa sekaligus pemilik warung Mie Ayam Hot Plate

JATENGONLINE, SOLO – Bagi pecinta mie ayam yang bosan dengan sajian konvensional, kehadiran Mie Ayam Hotplate Pak Edy Santosa menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda. Terletak di sebelah selatan lapangan sepak bola Makan Haji, sederetan dengan Soto Sompil, warung ini menghadirkan inovasi unik dengan menyajikan mie ayam menggunakan piring besi panas (hotplate) yang menjaga suhu makanan tetap optimal hingga suapan terakhir.

banner 336x280

Konsep hotplate pada mie ayam bukan sekadar tren visual. Piring panas berfungsi mempertahankan kehangatan kuah dan bumbu, sehingga cita rasa gurih-manis dari topping ayam cincang serta aroma bawang putih yang disiram minyak panas tidak cepat memudar.

“Kami ingin pelanggan menikmati mie ayam seolah baru saja diangkat dari wajan, bahkan di menit-menit terakhir makan sekalipun,” ungkap Pak Edy Santosa, pemilik usaha. Selasa (4/8/2026)

Selain faktor suhu, Mie Ayam Hotplate Pak Edy Santosa juga mengandalkan kualitas bahan baku. Mie buatan sendiri (homemade) dipilih karena teksturnya yang kenyal alami tanpa pengawet, dipadukan dengan kaldu ayam yang dimasak berjam-jam untuk menghasilkan rasa gurih yang mendalam. Varian menu yang ditawarkan pun beragam, mulai dari original, pedas, hingga tambahan bakso atau pangsit goreng yang renyah.

Keunikan penyajian ini ternyata berhasil menarik perhatian warga lokal maupun masyarakat Solo Raya. Suasana hangat dari hotplate memberikan kenyamanan tersendiri, terutama saat dinikmati di malam hari atau ketika cuaca sedang dingin. Harga yang ditawarkan juga tetap bersahabat, menjadikan inovasi ini aksesibel bagi semua kalangan.

Bagi yang penasaran dengan sensasi mie ayam yang selalu hangat dan berbumbu meresap, Mie Ayam Hotplate Pak Edy Santosa layak menjadi destinasi kuliner berikutnya di Solo. Pastikan datang lebih awal karena antrean sering kali mengular di jam-jam sibuk, tanda bahwa inovasi sederhana ini telah berhasil mencuri hati penikmat kuliner kota.

Mie Ayam Hotplate

Awalnya H. Edy Santosa yang juga Presidennya mie ayam di Kota Solo ini menceritakan, jika selama ini mie ayam yang banyak dikenal itu mie ayam dengan wadah mangkok.

Simpelnya, orang makan mie ayam itu banyak dan orang senang hot (panas) itu juga banyak. Maka keduanya dibakukan dijadikan satu.

“Itu ada mie ayam yang ditempatkan di dalam piring panas (hot plate) dan kita kasih kuah steak gitu, itu aja simpelkan,” kata Pak Edy.

Mie ayam ini, lanjut Edy Santosa, ya seperti prinsip dasarnya bahan baku dasar dari mie ayam itu, kemudian dibuat variasi tempat dan topping-nya. Topping-nya bisa daging ayam ataupun pun daging sapi. Selain itu, ada topping bakso.

“Variasi ini, untuk mengantisipasi kejenuhan masyarakat tentang mie ayam,” tegasnya.

Pangsa pasar anak muda dan remaja yang senang dengan mie ayam lebih mendominasi. Harganya pun sangat terjangkau, Mie Ayam Hot Plate hanya Rp13.000, kalau yang sapi Rp18.000. kalau yang ada baksonya Rp23.000 dengan kuah steak. Kalau yang mangkok pada umumnya kuahnya kaldu biasa.

“Yang jelas mie ayam ini jauh berbeda dengan mie instan. Lebih sehat dan menyehatkan, apalagi untuk sarapan pagi tidak ada masalah. Artinya tidak ada masalah dengan perut, nah tetap enak-enak saja,” pungkasnya. (*/ian) 

banner 336x280