‘Peran Perempuan Pengusaha Sebagai Penopang Ekonomi Keluarga’, DPD IWAPI Jawa Tengah Gelar Rakor & Rayakan Hari Ibu ke-97 di Solo

Berita, Solo Raya861 Views
banner 468x60

Hadir dalam kegiatas tersebut, sedikitnya ada 450 anggota IWAPI dari 35 pengurus cabang daerah Jawa Tengah.

Dikesempatan tersebut selain rapat koordinasi, digelar pula untuk menambah suasana kian semarak dengan lomba sambung lagu, fashion show busana nusantara, serta acara syukuran atas prestasi yang diraih IWAPI Jawa Tengah sebagai DPD teladan di tingkat nasional.

Ketua Panitia Hanantuti DPC Sukoharjo

Ketua Panitia Peringatan Hari Ibu,  Hanantuti dari DPC Sukoharjo menegaskan dalam laporannya, bahwa peringatan Hari Ibu ke-97 ini bukan sekadar kegiatan seremonial semata, akan tetapi merupakan momentum penghargaan terhadap seluruh perempuan pengusaha yang telah memberi kontribusi besar bagi keluarga, masyarakat, hingga perekonomian nasional.

Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember, menurut Hanantuti, berakar dari sejarah panjang Kongres Perempuan pertama di Yogyakarta pada 22 Desember 1928, dan ditetapkan secara resmi sebagai Hari Nasional melalui Keputusan Presiden RI Nomor 316 Tahun 1959.

Lomba fashion show busana nusantara

“Selain memperingati Hari Ibu, IWAPI Jawa Tengah juga bersyukur atas prestasi luar biasa sebagai Juara 1 DPD Berprestasi Tingkat Nasional serta Juara 1 Perempuan Pengusaha Berprestasi Nasional,” ujarnya.

Prestasi tersebut diraih di antaranya melalui inovasi anggota IWAPI Kabupaten Semarang yang sukses membawa produk enceng gondok hingga tembus pasar ekspor. “Syukur Alhamdulillah, Jawa Tengah berhasil mengalahkan 36 DPD lain termasuk satu perwakilan dari Malaysia,” imbuhnya.

Hanantuti juga melaporkan total peserta yang hadir mencapai 500 orang, terdiri dari pengurus DPD, ketua DPC, dan anggota IWAPI se-Jawa Tengah. Kegiatan ini dibiayai dari iuran peserta, serta dukungan sponsor internal maupun mitra IWAPI.

Ketua Umum DPD IWAPI Jawa Tengah, Hj. Ning Wahyu, S.Sos, mengapresiasi para tamu undangan dan anggota dari berbagai kabupaten/kota yang hadir, termasuk yang datang dari daerah paling jauh seperti Brebes, Blora, hingga Sragen.

Penyerahan tropi lomba sambung lagu, fashion show busana nusantara.

Menurut Ning Wahyu, IWAPI Jawa Tengah menaungi 35 kabupaten/kota, dan untuk gelaran Hari Ibu tahun ini penyelenggaraan dipanitiai oleh tujuh DPC: Boyolali, Klaten, Kota Surakarta, Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri, dan Sragen. Ada lebih dari 450 anggota IWAPI yang hadir.

“Banyak anggota yang berangkat sejak subuh, bahkan ada yang menginap di Surakarta. Ini bukti kecintaan terhadap IWAPI,” ungkap Ning Wahyu, bangga.

Dengan penuh ketulusan, Ning Wahyu menyampaikan perempuan IWAPI bukan hanya pengusaha, tetapi juga pilar keluarga. Selain membina usaha, mereka mengasuh anak, mengurus keluarga, menjaga keharmonisan rumah tangga, dan tetap berjuang meningkatkan ekonomi keluarga.

“Anggota IWAPI itu hebat. Perempuan IWAPI adalah wonder women sesungguhnya,” tegas Ning Wahyu.

Ning Wahyu juga apresiasi dan menyampaikan  ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, terdiri atas tujuh DPC di Subosukawonosraten sebagai penyelenggara, dukungan para sponsor yang telah support suksesnya acara ini.

Rangkaian kegiatan dari pagi hingga sore hari itu, diawali dengan Rakor IWAPI Jateng dilanjutkan lomba sambung lagu dan Fashion Show Busana Nusantara. Acara puncak diisi dengan syukuran pemotongan tumpeng oleh Ketua DPD IWAPI Jateng, pengumuman pemenang lomba, penyerahan tropi, hiburan, serta Mars IWAPI.

Acara yang dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Kota, Kadin di Jawa Tengah ini berlangsung meriah dan ditutup dengan harapan agar perempuan pengusaha Jawa Tengah terus berkembang, berdaya saing, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. (*/ian) 

banner 336x280