Prof. Winarti: Senam Gayeng, Jalan Sehat, Goara-Goara Soliditas Warga UTP Dalam Rangka Dies Natalis ke-46

Berita, Kampusiana170 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, SOLO – Rektor Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta, Prof. Dr. Dra. Winarti, M.Si., secara resmi membuka rangkaian kegiatan fisik dan rekreasi dalam peringatan Dies Natalis ke-46 UTP. Acara yang berlangsung meriah ini mengusung konsep “Senam Gayeng, Jalan Sehat, serta permainan tradisional (Goara-Goara), sebagai wujud syukur dan penguatan solidaritas civitas akademika.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Winarti menekankan, bahwa perayaan ulang tahun perguruan tinggi tidak hanya identik dengan seremonial formal di atas panggung, tetapi juga harus dirasakan melalui kebersamaan yang cair dan menyehatkan.

banner 336x280

“Dies Natalis ke-46 ini kita rayakan dengan semangat ‘Generasi Berkarakter, Digitalisasi, dan Prestasi Unggul’. Namun, karakter yang kuat juga dibangun dari tubuh yang sehat dan hati yang gembira. Senam gayeng dan permainan tradisional ini adalah cara kita merayakan usia 46 tahun UTP dengan sukacita,” ujarnya.

Konsep “Senam Gayeng” dipilih secara khusus untuk menonjolkan nilai-nilai kekeluargaan dan kearifan lokal Jawa yang menjadi ciri khas UTP. Istilah “gayeng” sendiri berarti menyenangkan atau asyik, menggambarkan suasana acara yang santai namun tetap bersemangat.

Peserta yang terdiri atas yayasan, dosen, karyawan, tampak antusias mengikuti gerakan senam yang dipadukan dengan musik-musik populer dan tradisi.

Selain senam dan jalan sehat, kehadiran permainan tradisional goara-goara menjadi sorotan menarik. Permainan yang melibatkan ketangkasan dan kerja sama tim ini berhasil memancing tawa dan nostalgia, sekaligus menjadi sarana edukasi budaya. Kehadiran elemen tradisional ini selaras dengan komitmen UTP dalam melestarikan budaya di tengah arus modernisasi dan digitalisasi kampus.

Acara ini juga berfungsi sebagai momen silaturahmi. Di lapangan, sekat antara rektorat, dosen senior, dan karyawan seolah luluh oleh keringat dan gelak tawa. Banyak peserta yang menilai bahwa kegiatan semacam ini efektif untuk merefresh pikiran setelah rutinitas akademik yang padat.

Sebagai penutup rangkaian Dies Natalis ke-46, kegiatan fisik ini diharapkan dapat menularkan energi positif bagi seluruh warga UTP.

Prof. Winarti berharap, semangat kebersamaan dan kesehatan yang terbangun hari ini dapat menjadi modal utama bagi UTP dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di masa depan, sekaligus mempertahankan prestasi unggul yang telah diraih selama 46 tahun perjalanan. (*/ian) 

banner 336x280