UTP Solo Terjunkan Mahasiswa Program Pemberdayaan Masyarakat 2025 di Wonogiri

Berita, Kampusiana1227 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, WONOGIRI — Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta melalui Tim Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM (PM-BEM) resmi melaksanakan penerjunan mahasiswa program Pemberdayaan Masyarakat Tahun Anggaran 2025 di Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UTP dalam mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis edukasi, kewirausahaan sosial hijau, dan transformasi talenta inklusif di wilayah pedesaan.

banner 336x280

Program ini dipimpin oleh Ketua Pelaksanaan Kegiatan UTP Surakarta, Prof. Dr. Drs. Nuruddin Priya Budi Santoso, M.Or, dengan anggota tim pelaksana Dr. Susilaningtyas Budiana Kurniawati, S.E., M.Si dan Zandra Dwanita Widodo, S.Pd., S.E., M.M, Norbertus Citra Irawan M.Sc. Turut hadir juga dalam kegiatan ini Kepala Desa Kepatihan, Bapak Agus Suyitno, serta perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Prof. Nuruddin Priya Budi Santoso menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah mahasiswa untuk belajar di masyarakat, tetapi juga sebagai implementasi nyata tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian dan pengembangan kapasitas sosial-ekonomi masyarakat desa.

“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan perubahan nyata yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat, pengelolaan limbah pertanian dan rumah tangga, serta penguatan kapasitas kewirausahaan sosial hijau. Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga berkontribusi bagi keberlanjutan lingkungan dan ekonomi desa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kepatihan, Agus Suyitno, menyampaikan apresiasinya kepada UTP Surakarta yang telah memilih desanya sebagai mitra program.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena sejalan dengan arah pembangunan desa menuju Agrowisata Desa Hijau. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah secara produktif dan berkelanjutan,” tutur Agus Suyitno.

Kegiatan yang bertajuk “Transformasi Talenta Inklusif melalui Edukasi dan Kewirausahaan Sosial Hijau untuk Pengelolaan Limbah Pertanian serta Limbah Rumah Tangga Pedesaan dalam Mendukung Resiliensi Masyarakat Daerah Prioritas Menuju Agrowisata Desa Hijau” ini berfokus pada beberapa program utama, antara lain:

Edukasi dan pelatihan pengelolaan limbah pertanian menjadi produk bernilai ekonomi, Pengembangan model kewirausahaan sosial hijau berbasis komunitas perempuan dan pemuda, Peningkatan kesadaran lingkungan dan literasi keberlanjutan bagi masyarakat desa, Integrasi kegiatan mahasiswa dengan agenda pembangunan desa menuju destinasi agrowisata berdaya saing dan berwawasan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, UTP Surakarta berharap dapat memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial yang mampu mengintegrasikan inovasi, inklusivitas, dan keberlanjutan dalam konteks pembangunan pedesaan.

Kegiatan ini mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang), serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia.

Program PM- BEM UTP merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan komitmen universitas dalam memperluas dampak sosial melalui riset terapan serta pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi hijau. (*/ian) 

 

banner 336x280