Semarak Kirab Budaya, Jimmy Katana Solo Ikut Meriahkan ‘Genep Telung Taun Kampung Njawani’ Banjarsari

Berita, Solo Raya429 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, SOLO – Suasana Kampung Njawani di RW 16, Kelurahan Banjarsari, Kota Surakarta, tampak berbeda dan penuh warna pada perayaan hari jadi yang ke-3, Juni 2026 ini. Komunitas penggemar mobil Suzuki Katana, Jimmy Katana Solo (JKS), turut ambil bagian dalam kemeriahan kirab budaya yang menjadi puncak acara peringatan tiga tahun berdirinya kampung tematik pelestarian budaya Jawa tersebut.

Kehadiran komunitas mobil ikonik ini memberikan warna tersendiri dalam iring-iringan kirab. Deretan mobil Suzuki Katana yang rapi dan terawat melintasi rute kirab di sekitar kawasan Gebang, berpadu harmonis dengan elemen tradisional seperti para warga yang mengenakan busana adat Jawa, iringan gamelan, serta penampilan kesenian rakyat.

banner 336x280

Kolaborasi Komunitas dan Budaya
Melalui Joko Wiwoho, Presiden JKS menyampaikan, bahwa keterlibatan mereka bukan sekadar ajang unjuk diri, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pelestarian budaya yang dilakukan warga Gebang.

“Kami sangat bangga bisa berpartisipasi di hari jadi ke-3 Kampung Njawani. Sebagai bagian dari masyarakat Solo, kami ingin turut menjaga semangat gotong royong dan apresiasi terhadap budaya lokal yang telah dibangun dengan sangat konsisten di sini,” ujar Joko Wiwoho member JKS, mewakili Presiden Totok, disela-sela kirab. Jumat (12/6/2026).

Partisipasi komunitas otomotif ini disambut hangat oleh warga setempat. Keberadaan mobil-mobil klasik ini dianggap sebagai bentuk kolaborasi lintas komunitas yang memperkaya narasi Kampung Njawani sebagai kawasan yang tidak hanya konservatif dalam menjaga tradisi, tetapi juga terbuka terhadap kreativitas warga dari berbagai latar belakang.

Kampung Njawani Sebagai Barometer Budaya
Perayaan Genep Telung Taun Kampung Njawani ini pun menjadi momentum penting bagi kawasan yang telah dinobatkan sebagai pusat belajar budaya Jawa nonformal tersebut. Sejak diresmikan pada Juni 2023, Kampung Njawani telah menjadi ikon pelestarian budaya berbasis warga yang mendapatkan apresiasi luas, termasuk dari jajaran pemerintah kota.

Berbagai rangkaian acara telah disiapkan untuk memeriahkan hari jadi tahun ini, mulai dari pementasan tari, wayang kulit, hingga pameran UMKM lokal. Keterlibatan pihak luar seperti komunitas Jimmy Katana Solo diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Kampung Njawani sebagai destinasi wisata budaya yang inklusif di tengah Kota Solo.

Pihak penyelenggara berharap, melalui perayaan ini, semangat nguri-uri (melestarikan) budaya Jawa akan terus hidup, tidak hanya di tingkat warga kampung, tetapi juga menginspirasi komunitas-komunitas lain di Solo untuk turut berperan aktif dalam merawat identitas lokal di tengah arus modernisasi. (*/ian) 

banner 336x280