JATENGONLINE, SOLO – Solidaritas tanpa batas. Apa arti solidaritas? secara sederhana solidaritas adalah rasa kebersamaan, kesatuan kepentingan di balur dalam rasa simpati dalam satu komunitas dalam wujud tindakan. Solidaritas ini mengacu pada hubungan antar individu dalam wadah komunitas.
Misalnya solidaritas antar pencinta, pengguna, penggemar otomotif dimana satu memiliki tujuan yang sama diwujudkan dengan membentuk komunitas, satu sama lain terikat baik rasa, tujuan maupun kepentingan.
Bicara akan solidaritas tanpa batas, dimana orang yang biasa-biasa saja lebih kuat solidaritasnya dari pada orang banyak kepentingan. Orang yang kepentingannya sama atau tujuannya sama, tidak banyak kepentingan solidaritasnya berpotensi tinggi tanpa batas. Salah satu contoh adalah Jimny Katana Solo (JKS) yang ada di Solo Raya, Jawa Tengah, DIY bahkan di Indonesia. Jika diundang oleh klub ataupun komunitas otomotif diusahakan perwakilan akan datang entah itu dua orang atau lebih, dimana pun tempatnya baik di luar kota, bahkan luar propinsi sekalipun.
Tatkala dihari Sabtu-Minggu (28-29/6/2025) kemarin pun baru saja menggelar acara ‘ngemping‘ dan ‘mantai‘, selain keseruan juga bertujuan untuk memupuk persaudaraan, diikuti sedikitnya ada ratusan anggota yang terlibat di acara bebarengan long weekend tersebut.
Betapa solidaritas tanpa batas itu begitu kelihatan sekali. Paseduluran sak lawase, balungan tuo tarikan dowo…
Jika di dalam rombongan turing ada yang trobel mobil nya pasti yang lain akan menolong baik dengan memperbaiki atau pun di ‘geret‘ sampai ada pertolongan yang memungkinkan.
Salut dengan rekan-rekan yang menerapkan solidaritas tanpa batas, ‘ketimbang‘ menolong tapi ada maksudnya.
Solidaritas berkaitan dengan kesamaan pandangan, tujuan dan visi. Merupakan salah satu nilai yang penting dalam sebuah komunitas. Solidaritas menggambarkan rasa persatuan, saling mendukung dan saling memperhatikan antar anggota komunitas.
Solidaritas merupakan fondasi utama yang membangun kekompakan pertemanan yang bertujuan besar yakni paseduluran. “Disatukan dalam JKS, Diikat dalam solidaritas” (*/ian)

























