‘Sasmitaning Asmara’ Wedding Showcase Kusuma Sahid Prince Hotel Solo

Berita, Horeka1962 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, SOLO“Sasmitaning Asmara” wedding showcase digelar di dua Lokasi Pernikahan Terindah dari Kusuma Sahid Prince Hotel (KSPH) Solo. ,

Dimana KSPH dahulunya merupakan ndalem Pangeran yang memiliki daya tarik tersendiri dengan nuansa Jawa klasik dan memiliki karakter kuat sebagai tempat penyelenggaraan pernikahan adat Jawa nan Agung.

banner 336x280

Optimisme KSPH Solo dalam menyambut baik tren pernikahan dengan tema otentik dan klasik di setiap pasangan, melahirkan gagasan pameran vendor-vendor pernikahan dengan konsep Javanese Royal Wedding bertajuk Sasmitaning Asmara; “Nalika katresnan kepacak ing candi, makna asmara katon luwih suci.”( Saat cinta terpahat di candi, makna asmara tampak lebih suci), A Wedding Showcase by Kusuma Sahid Prince Hotel Solo & APD Wedding Organizer Solo. Menjadikannya wadah bagi featured vendor yang berkolaborasi dan memberikan inspirasi serta mengedukasi pada calon pengantin yang akan melangsungkan hari istimewanya dengan konsep yang spesial.

Sasmitaning Asmara; A Wedding Showcase by KSPH & APD WO dipersiapkan bersama 25 lebih vendor-vendor pernikahan mulai dari Panatacara, Dekorasi, Tata Suara & Cahaya, Paes & Tata Rias, Foto & Video Dokumentasi, Florist Dekorasi, Party Effect, Musik & Hiburan, Pembawa Acara, Penari, Prajurit & Kereta Kencana, Undangan hingga penyedia Uba Rampe.

Dua tema berbeda dilaksanakan di dua lokasi terbaik untuk melangsungkan pernikahan Javanese Royal Wedding; yaitu di komplek tapal kuda yang dibangun miniatur candi Plaosan sebagai lambang cinta nan megah serta pendhopo ageng Kusuma Sahid Prince pada Rabu, 16 Juli 2025 mulai pukul 18.00 – 22.00 wib.

Pendhopo Ageng KSPH Solo menjadi saksi bagi indahnya prosesi pernikahan tradisional pakem adat Solo seperti Siraman, Kirab menggunakan iring-iringan kereta kencana, panggih hingga resepsi ala Royal Dinner.

Maerokoco garden menjadi Lokasi bagi pecinta taman asri sebagai prosesi Siraman, Akad nikah maupun romantic dinner, area tapal kuda yang disuguhkan dekorasi candi lambang cinta sebagai latar pelaminan bernuansa klasik nan megah dan penuh makna sedangkan Pendopo Ageng membawakan kemasan formal nan megah dengan balutan klasik modern dan berkapasitas tamu hingga 1000 orang.

Keseluruhannya dapat menjadi rujukan seluruh calon pengantin untuk menyelenggarakan pesta pernikahan dengan konsep; “Javanese Royal wedding” dengan didukung vendor-vendor terbaik di kota Solo. (*/ian) 

banner 336x280