Bos Kalipepe Land Puspo Wardoyo Bantu Program Walikota Solo Serahkan 100 Unit Gerobak untuk UMKM Solo

Berita, Solo Raya971 Views
banner 468x60

Bos Kali Pepe Land sekaligus Wong Solo Group Puspo Wardoyo sambutan pada acara serah terima bantuan 100 gerobak usaha di Sri Kayu, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Selasa (5/8/2025)

JATENGONLINE, SOLO — Bos Kali Pepe Land sekaligus pekuliner kondang dan sukses Wong Solo Group H. Puspo Wardoyo memberikan bantuan 100 unit gerobak dan peralatan usaha senilai Rp1,2 miliar untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Penyerahan bantuan disampaikan melalui UMKM Center Pemkot Solo, demi memastikan bantuan itu tidak salah sasaran.

banner 336x280

H. Puspo Wardoyo menyerahkan bantuan kepada Wali Kota Solo Respati Ardi di Sri Kayu, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Selasa (5/8/2025).

Acara pemberian bantuan yang dihadiri para penerima bantuan yang juga pelaku UMKM sektor kuliner.

Dalam sambutannya Puspo Wardoyo menyampaikan, bahwa semula Wali Kota Solo menyampaikan ide kreatifnya untuk mengangkat para pengusaha bidang kuliner naik kelas. Pak Puspo yang konsen usaha di bidang kuliner mengapresiasi ide kreatif tersebut, dan bersedia untuk ikut menyukseskannya salah satunya dengan memberikan bantuan gerobak.

“Insyaallah, saya mendukung program Wali Kota Solo,” ungkap Puspo Wardoyo.

Pada kesempatan berikutnya, Puspo menyatakan akan ikut berbagi inspirasi melalui kelas. Gerobak bantuan lewat program CSR nya ini bisa untuk berjualan bakso, mi goreng, mi ayam, dan nasi goreng. Pak Puspo juga berjanji akan memberikan bantuan peralatan pendukung usaha masing-masing pelaku UMKM sesuai kebutuhan, mulai dari kompor, spanduk, peralatan masak.

Tak hanya memberikan bantuan 100 gerobak, imbuh Puspo, jika mungkin masih ada lagi bisa kolaborasi pembuatan gerobak, “Kami akan biayai satu set untuk modal kerja,” kata Puspo.

Di kesempatan penyerahan gerobak, sekaligus Puspo Wardoyo menginspirasi, melalui pengalamannya sebagai pengusaha sukses. Usaha kuliner yang dilaluinya dirintis mulai dari berjualan sebagai pedagang kaki lima dengan produknya olahan daging ayam.

Menjajakan usaha ayam kuliner olahannya dengan gerobak yang dibuatnya sendiri. Dan modalnya hanya tiga ekor ayam, tidak lebih.

Dengan ketekunan, taat iman dan takwa, menekuni usaha kuliner ayam. Kini sedikitnya ada 235 outlet yang tersebar di seluruh kota besar Indonesia.

Wali Kota Solo Respati Ardi memastikan jika UMKM Center Pemkot Solo bantuanngrribak yang diberikan pengusaha kuliner terkenal Puspo Wardoyo tepat sasaran. Selain melakukan verifikasi penerima bantuan itu benar-benar memiliki usaha yang berjalan enam bulan sampai satu tahun terakhir.

Hal itu dilakukan untuk menghindari perilaku mafia gerobak, dimana mereka tidak usaha berjualan menerima bantuan lalu dijual gerobaknya.

“Kami sudah verifikasi semua penerima bantuan ini,” tegas Respati.

Pemkot Solo memiliki program UMKM Center, lanjut Respati, berfungsi membantu pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya. Respati membagi kategori sesuai kemampuan warga, masing-masing kategori pengusaha yang belum punya karyawan, memiliki 3-4 karyawan, dan kategori UMKM yang siap bekerja sama dengan investor.

Dimana perlu diketahui, jika pelaku usaha penerima bantuan ini menjalankan pekerjaan yang terhormat, bukan orang yang meminta-minta memanfaatkan belas kasihan, mereka warga yang produktif dan berkorban bagi keluarga. (*/ian)

banner 336x280