JATENGONLINE, KLATEN – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 36 Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Kelompok berhasil menyelesaikan program terobosannya yang berfokus pada penguatan karakter siswa di SD Negeri 1 Troso. Melalui kegiatan penyuluhan budi pekerti dan perspektif agama, para mahasiswa berupaya menanamkan nilai-nilai luhur sebagai fondasi moral bagi generasi penerus bangsa.
Program ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap tantangan moral di era digital, di mana siswa rentan terpapar berbagai informasi tanpa saringan yang memadai. Mahasiswa KKN UNISRI merespons kondisi ini dengan merancang kurikulum mini yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif. Mereka mengintegrasikan konsep budi pekerti universal seperti kejujuran, disiplin, empati, dan sopan santun dengan ajaran agama sebagai panduan moral yang kuat.
“Pendekatan kami tidak hanya sekadar ceramah. Kami menggunakan metode yang lebih interaktif dan partisipatif, seperti role-playing, permainan edukatif, dan sesi storytelling yang membangkitkan empati siswa,” kata Untari Narulita Madyar Dewi , S. IP.,M, H.I selaku Koordinator DPL.
“Dengan cara ini, nilai-nilai luhur dapat meresap secara alamiah dan tidak terasa sebagai pelajaran yang membosankan.” katanya lagi.
Selama beberapa minggu, para mahasiswa KKN secara intensif mendampingi siswa dalam berbagai kegiatan. Mereka mengajarkan cara berinteraksi yang baik dengan sesama, menghormati guru dan orang tua, serta pentingnya toleransi antarumat beragama. Dampak positif dari program ini mulai terlihat jelas.
Observasi tim KKN dan pengakuan dari pihak sekolah menunjukkan adanya perubahan perilaku yang signifikan. Siswa-siswa tampak lebih bersemangat dalam menjaga kebersihan kelas, lebih santun dalam bertutur kata, dan menunjukkan sikap gotong royong yang lebih tinggi.
Sebagai luaran konkret, tim KKN menyerahkan modul pembelajaran praktis kepada pihak sekolah. Modul ini berisi panduan lengkap, materi ajar, dan lembar kerja yang dirancang agar para guru dapat melanjutkan program pendidikan karakter ini secara mandiri dan berkelanjutan. Penyerahan modul ini menjadi bukti komitmen mahasiswa UNISRI untuk meninggalkan warisan yang bermanfaat bagi masyarakat, bahkan setelah masa KKN berakhir.
Kepala Sekolah SD Negeri 1 Troso, Desi Trisnawati, S.Pd. menyampaikan apresiasi yang tinggi. “Kami sangat berterima kasih atas inisiatif dari mahasiswa KKN UNISRI. Program ini tidak hanya menambah wawasan siswa, tetapi juga memberikan kami alat dan inspirasi untuk terus menanamkan nilai-nilai karakter dalam keseharian di sekolah,” tuturnya.
Keberhasilan program ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan dasar dapat menciptakan sinergi yang kuat dalam upaya membangun karakter bangsa yang unggul, berakhlak mulia, dan berintegritas. (*/ian)



















