JATENGONLINE, SOLO – “Pak Puspo Wardoyo, saya mewakili Keraton Surakarta Hadiningrat, dengan ini mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan bantuannya yang terus menerus untuk acara-acara di keraton, juga di upacara-upacara keraton.” ucap GKR Wandansari Koes Murtiyah atau akrab di sapa Gusti Moeng.
Ditemui di acara Sekaten Art Festival hari keempat, Senin (1/9/2025), menambahkan bahwa akan tampil 12 tarian dan itu dari 4 atau 5 sanggar tari dari seluruh Eks. Karesidenan Surakarta hingga ada perwakilan juga dari Sidoarjo Jawa Timur.
“Ada juga dari sanggar Salatiga, jadi tidak hanya Eks. Karesidenan Surakarta, sekarang banyak sekali sanggar-sanggar yang berminat tampil di acara ini. Sudah tahun yang ke-6, selalu mengadakan pentas seni bersamaan dengan sekaten.” terang Gusti Moeng.
“Nah ini kami sekali lagi mengucapkan terima kasih atas perjuangan dari Bapak Puspo Wardoyo Owner Kali Pepe Land. Semoga bantuan yang disampaikan Bapak untuk Keraton. Diberikan ganti yang lebih dari Allah SWT.” sambung Gusti Moeng.
Dan ironisnya kemarin itu di Sitihinggil ini tampil tarian, tapi di Gladak terjadi obong-obongan demo solidaritas ojol. “Tapi ya Alhamdulillah moga-moga ini tidak mengganggu fasilitas umum yang memang dibutuhkan oleh warga masyarakat.
Di sini kemarin pas gegeran itu disini tampil ada enam sanggar. Kebetulan kan malam Sabtu itu,” kata Gusti Moeng.
Gusti Moeng pun mengapresiasi para penari adalah dari kalangan milenial membawakan tari tradisional dan memang masih punya semangat dalam melestarikannya.
“Memang kebanyakan yang ditampilkan itu. Tarian garapan baru ya, tapi juga musiknya ada yang musik tradisional, tapi juga ada yang pure modern. Ya gak apa-apa, tapi intinya mereka kan ada ketertarikan dengan seni tari itu.” katanya.
Disinggung jika seni tari dipentaskan di Kali Pepe Land yang merupakan destinasi wisata milik H. Puspo Wardoyo.
Putri PB XII ini sangat antusias menyambutnya, “Ya boleh, disana bikin aja, nanti dari grup-grup ini tinggal diundang saja, hanya memberi konsumsi saja.” katanya.
Seperti diketahui keraton Surakarta Hadiningrat melalui Lembaga Dewan Adat (LDA) kembali menghadirkan Sekaten Art Festival 2025 sebagai bagian dari tradisi tahunan Sekaten.
Pagelaran seni budaya ini berlangsung di Sitihinggil Utara Karaton Surakarta, setiap malam pukul 19.00–22.00 WIB hingga 5 September 2025.
Festival ini menjadi magnet ribuan pengunjung yang ingin menikmati perpaduan antara seni tradisi, edukasi budaya, hingga hiburan rakyat yang ramah keluarga.
Gusti Moeng pun menyampaikan apresiasi besar atas dukungan masyarakat dan partisipasi sanggar seni dalam gelaran Sekaten Art Festival.
Kegiatan ini sudah menjadi agenda konsisten selama lima tahun berturut-turut. (*/ian)



















