ICSIE 2025: Merancang Masa Depan Berkelanjutan Melalui Inovasi dan Kolaborasi

Berita, Nasional927 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, SOLO – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Sebelas Maret, Indonesia menyelenggarakan Konferensi Internasional tentang Inovasi dan Lingkungan Berkelanjutan 2025 (ICSIE 2025), yang mempertemukan akademisi global, pemimpin industri, dan pembuat kebijakan dengan tema “Inovasi untuk Masa Depan Berkelanjutan: Menciptakan Dampak Lingkungan dan Sosial”.

Acara dibuka secara resmi dengan sambutan dari Prof. Dr. Yuniawan Hidayat, Ketua Umum ICSIE 2025, dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor Universitas Sebelas Maret, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., dan sambutan dari Walikota Surakarta, Respati Ardi, yang meresmikan konferensi tersebut.

banner 336x280

Sesi utama menghadirkan tokoh-tokoh terkemuka seperti Prof. Kwang-Geun (James) Lee, Presiden Asosiasi Inkubasi Bisnis Asia (AABI), dan Ajeng Arum Sari, Direktur Manajemen Talenta di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Sesi panel pagi menyoroti perspektif pionir tentang inovasi. berkelanjutan. Dr. Rajendra Jagdale (Science and Technology Park, Pune, India) menekankan ekosistem sains-teknologi India yang mendorong kewirausahaan teknologi mendalam untuk Viksit Bharat 2047. Dr. Alexander Bauer (Wittenborg University, Belanda) memamerkan kemitraan universitas-industri untuk keberlanjutan terapan, sementara Prof. Wahyudi Sutopo (UNS) memaparkan pendekatan tekno-ekonomi untuk transformasi hijau dan komersialisasi yang dipimpin universitas.

Sesi selanjutnya mengangkat topik-topik dalam bisnis, akuntansi, rantai pasok, dan logistik (ICBASL), yang menampilkan Prof. Agung Nur Probohudono, Assoc. Prof. Dr. Omar Khadeer Hussain, dan Assoc. Prof. Dr. Noor Adwa Binti Sulaiman, yang membahas ketahanan risiko, tata kelola, dan model bisnis berkelanjutan di berbagai sektor.

Pada sore harinya, Pertamina International Shipping (PIS) mempresentasikan strategi berbasis ESG tentang dekarbonisasi maritim, menyoroti inovasi seperti desain kapal hemat energi, bahan bakar alternatif, dan sistem pengelolaan limbah yang selaras dengan peta jalan. IMO Net Zero 2050.

Acara tersebut ditutup dengan jamuan makan malam KTT AABI-AIBI dan upacara penghargaan, merayakan pencapaian dalam riset, inovasi, dan kewirausahaan di seluruh Asia. Penghargaan yang diberikan antara lain AABI Incubator of the Year, Torch Award for Technology Transfer, dan Promising Entrepreneur Award 2025.

Melalui ICSIE 2025, UNS menegaskan kembali komitmennya untuk memajukan inovasi berkelanjutan dan mendorong kolaborasi lintas sektor gura mengatasi tantangan lingkungan dan industri global. (*/ian) 

banner 336x280