JATENGONLINE, SOLO – Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, mewisuda 807 Sarjana dan Magister di De Tjolomadu, Karanganyar. Kamis (30/10/2025).
Merupakan hari yang paling membahagiakan bagi para wisudawan dan keluarganya, karena apa yang telah diperjuangkan selama kurang lebih empat tahun bagi program sarjana dan dua tahun bagi program magister.
Rektor Unisri Prof. Dr. Drs. Sutoyo, M.Pd menyampaikan, bahwa dalam rangka menyiapkan wisudawan, selama menempuh kuliah pihak perguruan tinggi telah berusaha memberikan layanan yang terbaik kepada para mahasiswa, baik layanan di bidang akademik maupun non akademik, termasuk melengkapi fasilitas sarana prasarana.
“Hal ini dimaksudkan untuk memberikan bekal secara utuh kepada para mahasiswa, sehingga pada saat lulus para lulusan mampu berkompetisi dan berkarya di era global.” kata Prof. Sutoyo, dalam sambutanya.
Atas nama pimpinan dan segenap civitas akademika Unisri, rektor menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, yang dikukuhkan sebagai Sarjana dan Magister.
Mahasiswa yang diwisuda sejumlah 807, terdiri dari mahasiswa program S1 sejumlah 768 dan Program S2 sejumlah 39.
Hingga kini Unisri telah berhasil meluluskan 25.195 Sarjana (S1) dan 3.077 Magister (S2). Dengan demikian total Keluarga Alumni Unisri (GANISRI) sejumlah 28.272, yang saat ini tersebar di seluruh penjuru tanah air tercinta.
”Semoga para alumni Universitas Slamet Riyadi dapat mengabdi dan berkarya untuk Indonesia. Mulai tahun ini Unisri mencanangkan program tepat lulus, pasti lulus dan dijamin lulus,” tegas rektor.
Dimana untuk program sarjana maksimal 4 tahun pasti lulus dan S2 maksimal dua tahun pasti lulus. Hari ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjuangan untuk memasuki dunia yang penuh tantangan dan ketidakpastian.
“Para wisudawan mau tidak mau, suka tidak suka hendaknya dapat mensikapi secara arif yang dilandasi rasa percaya diri yang kuat, sikap mental dan jiwa militansi yang hebat serta berpikir positif,” paparnya.
Saat ini ada beberapa hal yang dihadapi oleh para lulusan Perguruan Tinggi, diantaranya Pertama, Ketatnya persaingan dunia kerja. Kedua, keterbatasan pasar kerja dibandingkan jumlah pencari kerja dan ketiga, cepatnya perubahan teknologi.
Unisri sedang membangun Gedung kampus II lantai delapan yang terletak di jalan Sumpah Pemuda No 51 Solo senilai 83 Miliar. Merupakan bantuan dari pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum tahun anggaran 2025. Dan pembangunannya akan selesai pada akhir tahun 2025.
Dengan selesainya Gedung Kampus II ini yang direncanakan akan digunakan untuk perkuliahan pada tahun 2026 diharapkan dapat mengatasi persoalan kekurangan ruang kuliah dan parkir mahasiswa.
“Saat ini Unisri tengah mengajukan pembukaan prodi baru jenjang sarjana.” lanjut Prof Sutoyo.
Prodi baru itu, yakni prodi Bisnis digital, Teknik Informatika, Sain data dan Magister Menejemen Pendidikan dan Kenotariatan. Secara umum Universitas Slamet Riyadi telah memberikan pembekalan kepada para mahasiswa tentang konsep dan implementasi berpikir secara kritis, kreatif dan inovatif. Hal ini diharapkan para lulusan memiliki logika berpikir yang rasional dalam menghadapi persoalan yang ada di masyarakat dan mampu mensolusikannya secara baik.
Selain itu juga objektif dan penuh tanggungjawab Disamping itu juga dibekali beberapa kompetensi, yaitu kompetensi profesional, yang berupa pengetahuan dan keterampilan sesuai bidang ilmu yang ditempuh di program studi masing-masing. bahkan Kompetensi personal, yang berupa pembentukan kepribadian mahasiswa dalam mewujudkan pelajar Pancasila. Sehingga bisa terbentuk mahasiswa yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dengan demikian mereka akan memiliki aklak mulia yang memiliki integritas nasional dan berwawasan global, sera mampu berpikir kritis, kreatif dan inovatif. Bahkankompetensi sosial, yang berupa kemampuan untuk melakukan komunikasi dan berinteraksi, baik secara vertikal dan horisontal di dunia kerja maupun di masyarakat dan kompetensi Kewirausahaan, yang berupa kemampuan dasar berwirausaha dan jiwa -jiwa kewirausahaan yang harus dimiliki oleh para lulusan.
Prof. Sutoyo juga berharap, para lulusan mampu menciptakan peluang usaha dan mampu berprestasi di manapun dan kapanpun lulusan itu berada. Saat ini banyak peluang dan tantangan yang dihadapi oleh para lulusan. Peluang yang ada adalah banyaknya kesempatan untuk bekerja dan berkarier di lembaga pemerintah, lembaga swasta dan di perusahaan baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Tantangannya adalah kesiapan mental para lulusan.
“Kami cukup bangga dengan para mahasiswa Unisri yang memiliki kemampuan cukup baik sehingga dapat lolos magang di Jepang sejumlah 34 mahasiswa dengan gaji berkisar 20 sampai 30 juta. Berkaitan dengan hal tersebut, kami berharap para lulusan Unisri dalam menghadapi dunia kerja “ tuturnya.
Juga dapat hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dapat mengimplementasikan kemampuan berkomunikasi yang baik secara vertikal dan horizontal. Kemampuan bekerjasama/ berkolaborasi dengan siapapun dimanapun dan kapanpun. Kemampuan berpikir kritis, inovatif dan kreatif. Disamping itu para lulusan Unisri harus tetap memiliki kepercayaan diri yang tinggi, semangat atau motivasi yang tinggi, mental yang hebat, jiwa militansi yang kuat dan selalu berpikir positif.
Hidup adalah tindakan, karenanya diharapkan, para lulusan Unisri mampu melakukan tindakan nyata di tengah-tengah masyarakat dan akhirnya dapat mewujudkan tri sukses, yakni sukses dalam dalam bekerja, sukses dalam keluarga dan sukses dalam hidup bermasyarakat.
“Sebagai alumni Unisri kami berharap saudara-saudara tidak menjadi beban masyarakat dan pemerintah, tatapi justru menjadi alumni yang mampu mensolusikan persoalan yang ada dalam kehidupan bermasyarakat” katanya
Rektor menyampaikan, dalam memberikan solusi juga kepada bangsa dan negara serta mampu menjadi penerang kehidupan dalam membangun kemaslahatan umat manusia yang penuh tanggung jawab. (*/ian)

























