Dukungan Owner Kali Pepe Land Puspo Wardoyo ke Keraton Surakarta, Gusti Moeng: Terima Kasih Pak Puspo Atas Partisipasinya Pada Pemakaman Sinuhun PB XIII

Berita, Solo Raya1341 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, SOLO – Owner Kali Pepe Land, Puspo Wardoyo, tetap komitmen untuk tetap mendukung setiap kali Keraton Surakarta menghelat kegiatan, termasuk pada pelestarian kebudayaan atau pun lainnya.

Namun demikian disaat wafatnya Sinuhun PB XIII pun, Owner Wong Solo Group pun memberikan bantuan dan dukungan dalam rangka prosesi pemakaman Sinuhun Hangabehi. Dan, mendapat apresiasi luar biasa dari Pengageng Sasono Wilopo Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Wandansari atau akrab disapa Gusti Moeng.

banner 336x280

“Atas nama Ketua Lembaga Dewan Adat mengucapkan terima kasih kepada Bapak Puspo Wardoyo yang telah berpartisipasi dan dukungannya kepada keraton.” kata Gusti Moeng, Selasa (4/11/2025).

Dukungan dan partisipasi yang diberikan yang diberikan tersebut diantaranya sejumlah bantuan diberikan, berupa ‘uba rampe’ seperti konsumsi, bunga dan juga untuk kendaraan transportasi.

Ungkapan tersebut disampaikan Gusti Moeng disela menyambut kerabat, tokoh dan masyarakat yang hadir di Keraton Kasunanan Surakarta. “Semoga amal yang diberikan Pak Puspo dibalas oleh Allah SWT, dengan pahala yang berlipat, ” kata Gusti Moeng penuh harap.

Seperti diketahui, jika kedekatan Owner Wong Solo Group itu, terjalin Sejak masa sekolah SMA dulu. Kedekatan antara Puspo Wardoyo dan Keraton Surakarta diketahui sudah terjalin sejak lama. memiliki hubungan pertemanan semasa sekolah dengan dua saudara Ndalem, yakni GPH Puger dan GPH Benowo, saat ketiganya menempuh pendidikan di SMA 4 Surakarta pada angkatan yang sama.

“Pak Puspo Wardoyo sering datang ke museum dan berinteraksi langsung di dalam keraton, sehingga paham akan situasi Keraton seperti apa, juga bisa langsung berinteraksi dengan yang ada di Ndalem, bagaimana suka dukanya mereka ini mengabdi pada Keraton,” jelas Gusti Moeng.

Terkait kenangan Gusti Moeng dengan sang kakak, Sinuhun PB XIII, meskipun saudara namun bertemunya dikala sudah sama-sama dewasa.

Mendiang PB XIII sekolah di Surabaya, sedangkan dirinya di Solo, jadi tidak ingat lagi kenangan bersama kakaknya tersebut. (*/ian)

banner 336x280