Ruang Kolaboratif Anak Muda Solo Mengekspresikan Karya, Perkuat Jejaring, Suarakan Nilai Perdamaian dan Promosi Hak Beragama dan Berkeyakinan

Berita, Pernik503 Views
banner 468x60

Saat talkshow

JATENGONLINE, SOLO – Yayasan KAKAK berkolaborasi dengan Karang  Taruna (KTI) Kelurahan Jebres Kota Surakarta menggelar kegiatan SEMAI DAMAI,” Karya Anak Muda untuk Perdamaian dan Promosi Hak Beragama dan Berkeyakinan” di Taman Cerdas Kelurahan Jebres. Minggu (14/12/2025)

banner 336x280

Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif bagi anak muda untuk mengekspresikan karya, memperkuat jejaring, serta menyuarakan nilai perdamaian dan penghormatan terhadap kebebasan beragama dan berkeyakinan.

Kegiatan semai damai ini dilatarbelakangi karena masih ditemukannya berbagai bentuk pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan di masyarakat, seperti pelaranganu rumah ibadah, pembatasan aktivitas keagamaan, kriminalisasi keyakinan, hingga pembiaran tindakan intoleransi. Kondisi ini semakin relevan dengan akan diberlakukannya KUHP Nasional pada 6 Januari 2026, yang memerlukan pemahaman publik secara kritis agar tidak menimbulkan konflik sosial, khususnya bagi kelompok rentan.

Semai damai akan melibatkan komunitas anak muda dengan berbagai produk yang mendukung perdamaian. Selain itu juga akan menghadirkan anak muda dalam talkshow dengan tema generasi Damai, Berkarya, Bergerak dan Menginspirasi.

Talkshow menjadi media sharing anak muda bagimana mulai melakukan upaya untuk promosi perdamaian. Talkshow ini menghadirkan perwakilan pemuda dan pegiat perdamaian yang sudah melakukan aksi nyata dalam berperan sebagai agen perdamaian, dengan keynote speaker Wali Kota Surakarta.

Target kegiatan ini bisa menjangkau 250 orang dengan rincian 100 pengunjung taman cerdas dan 150 peserta dari unsur komunitas pemuda, organisasi lintas iman, pemerintah daerah, akademisi, media, dan kelompok masyarakat turut hadir dalam kegiatan ini. Kehadiran berbagai elemen tersebut diharapkan dapat memperkuat jejaringi lintas komunitas dan memperluas dampak gerakan pemuda sebagai agen damai di Kota Surakarta dan sekitarnya.

Pemerintah Kelurahan Jebres berkomitmen dan mendukung untuk mengoptimalkan peran anak muda. Lurah Jebres, Renyta Ina Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan Semai Damai menunjukkan bahwa pemuda mampu menjadi agen perdamaian, penjaga kerukunan dan pelopor toleransi sehingga tercipta karya-karya positif yang dapat menginspirasi warga untuk menjaga kerukunan mewujudkan lingkungan yang rukun, damai dan saling menghormati.

Dukungan penuh juga ditunjukkan oleh Walikota Surakarta Respati Ardi yang
menyampaikan apresisi terhadap kegiatan Semai Damai. Hal yang ditekankan
dalam peryataan Respati, “keberagaman adalah kekuatan, dan kekuatan itu harus
terus dipupuk, dipelihara, dan dirawat. Kegiatan hari ini menunjukkan anak muda
siap menjadi penjaga perdamaian di kotanya sendiri.

Direktur Yayasan KAKAK Shoim Sahriyati menyampaikan bahwa pemuda memiliki
posisi strategis sebagai agen perubahan sosial.

“Semai Damai ini merupakan upaya
untuk memberikan ruang dan apresiasi bagi anak muda tidak hanya memahami hak
kebebasan beragama dan berkeyakinan, tetapi juga berani berkarya, bergerak, dan
menginspirasi lingkungannya untuk menjaga ruang damai. Anak muda memiliki
potensi untuk membuat karya yang menarik dan bisa mempengaruhi anak muda
lainnya,” ujarnya.

Afiq Putra Perwakilan dari Young Ambassadors of Peace in Asia 2025, menekankan bahwa, “Anak muda bukan hanya penonton, tetapi aktor utama dalam menjaga perdamaian. Melalui karya, dialog, dan kolaborasi lintas iman, kita dapat
menyebarkan pesan damai yang relevan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari”.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Jannah dari Duta Damai Jawa Tengah, “Anak
muda adalah agen penggerak masa depan bangsa. Untuk mewujudkan perdamaian
perlu anak muda yang mau bergerak dan bersuara di sisi kemanusiaan.”

Melalui Semai Demai ini Yayasan KAKAK menegaskan komitmennya untuk terus
mendorong partisipasi bermakna anak muda dalam isu perdamaian melakukan peran
sebagai agen damai sehingga melakukan upaya promosi, pernghargaan dan
penghormatan terhadap kebebasan beragama dan berkeyakinan, sebagai fondasi
kehidupan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan. (*/ian) 

banner 336x280