Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, serta Pertanahan Kota Surakarta, Bambang Yuniyanto, didampingi Ketua REI Solo Raya Oma Nuryanto mengunjungi stand
JATENGONLINE, SOLO – Meskipun kondisi perekonomian cukup ‘menantang’ sejumlah pengembang perumahan di wilayah Solo Raya masih optimis akan ada pembelian rumah, minimal dengan adanya suku bunga yang terbilang menarik, yakni dikisaran 4 – 5 persen.
Penyelenggaraan REI Expo 5 2026 yang diikuti oleh para pengembang properti, toko bangunan, perlengkapan interior dan agen perjalanan umrah ini dapat memenuhi target penjualan hingga Rp50 miliar.
Pameran properti terbesar se-Solo Raya ini mulai dibuka Jumat (17/4/2026) berlangsung hingga Minggu (26/4/2026) di Solo Paragon Mall. Pengunjung pun berkesempatan untuk meraih tiket umrah langsung, dengan melakukan pembelian rumah secara tunai seharga Rp 2 miliar.
Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, serta Pertanahan Kota Surakarta, Bambang Yuniyanto, S.E., M.M., mengatakan, bahwa saat ini masyarakat membutuhkan informasi yang tepat terkait hunian yang terjangkau sesuai kebutuhan masyarakat. Dan Pemkot Solo berkomitmen mendukung sektor properti yang sehat dan inklusif.
“Pemkot Solo mendorong pembangunan hunian yang tidak hanya memperhatikan aspek fisik, tetapi juga berkualitas di lingkungan dan keterjangkauan bagi masyarakat,” kata Bambang Yuniyanto, mewakili Walikota Respati Ardi.
Ketua REI Komisariat Surakarta, Oma Nuryanto mengatakan, REI Expo 2026 ini diikuti 34 peserta, di mana 15 peserta merupakan pengembang perumahan dan sisanya meliputi toko bangunan, perbankan dan biro umrah.

Dampak positif kebijakan baru tentang Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yakni masyarakat dengan catatan kredit di bawah hingga Rp1 juta, tetap dapat mengajukan kredit rumah subsidi.
“Kebijakan tersebut, kami berharap dapat meningkatkan penjualan rumah di kawasan Solo Raya,” ujar Oma Nuryanto.
Grand Opening REI Expo 5 2026 ditandai penyematan tanda peserta pameran dan pemukulan kentongan. (*/ian)



















