Setiap bulan, ada berbagai tagihan yang perlu dibayar. Mulai dari listrik, air, internet, hingga tagihan kartu kredit. Kalau tidak dicatat dengan baik, tanggal jatuh tempo yang berbeda bisa membuat pengeluaran terasa lebih berat.
Mengatur jadwal pembayaran sejak awal bulan dapat membantu kamu mengetahui berapa dana yang perlu disiapkan dan kapan tagihan harus dibayar. Cara ini juga membuat pembayaran lebih teratur sehingga risiko terlambat bayar bisa diminimalkan.
Berikut cara sederhana mengatur jadwal pembayaran tagihan rumah tangga.
1. Catat Semua Tagihan Setiap Bulan
Langkah pertama adalah membuat daftar seluruh tagihan yang harus dibayar.
Misalnya:
– Tagihan listrik
– Tagihan air
– Tagihan internet
– Tagihan telepon
– Tagihan kartu kredit
– Iuran lingkungan
– Langganan layanan digital
Jangan hanya mencatat nominalnya. Tulis juga tanggal jatuh tempo masing-masing tagihan.
Dengan begitu, kamu bisa mengetahui tagihan mana yang harus diprioritaskan lebih dulu.
2. Kelompokkan Berdasarkan Tanggal Jatuh Tempo
Setelah semua tagihan dicatat, kelompokkan berdasarkan tanggal pembayarannya.
Contohnya:
– Tanggal 1 sampai 10Listrik, air, dan internet
– Tanggal 11 sampai 20Tagihan kartu kredit dan layanan lainnya
– Tanggal 21 sampai akhir bulanIuran atau kebutuhan rumah tangga lainnya
– Cara ini membuat jadwal pembayaran lebih mudah dipantau.
Kamu juga bisa memilih satu atau dua hari tertentu dalam sebulan untuk mengecek seluruh tagihan yang akan jatuh tempo.
3. Pisahkan Dana untuk Tagihan
Salah satu cara menjaga pembayaran tetap lancar adalah memisahkan dana untuk kebutuhan rutin.
Setelah menerima penghasilan, tentukan jumlah yang perlu dialokasikan untuk tagihan.
Misalnya, jika setiap bulan ada tagihan listrik, air, internet, dan kartu kredit, jumlahkan seluruh kebutuhan tersebut. Dana yang sudah dialokasikan dapat digunakan khusus untuk pembayaran tagihan.
Cara ini membantu mencegah dana tagihan terpakai untuk kebutuhan lain.
4. Prioritaskan Tagihan yang Memiliki Jatuh Tempo
Tidak semua tagihan memiliki tanggal pembayaran yang sama. Karena itu, perhatikan mana yang jatuh tempo lebih dulu.
Tagihan elektronik seperti listrik dan air sebaiknya dicatat bersama tanggal pembayaran agar tidak terlewat.
Untuk tagihan kartu kredit, perhatikan tanggal jatuh tempo dan jumlah pembayaran yang harus dilakukan.
Membayar sebelum atau sesuai tanggal jatuh tempo membantu menjaga pembayaran tetap teratur.
5. Pahami Tagihan Kartu Kredit
Tagihan kartu kredit perlu mendapat perhatian khusus karena jumlahnya dapat berubah setiap bulan mengikuti transaksi yang dilakukan.
Selain melihat total tagihan, periksa juga tanggal jatuh tempo dan jumlah pembayaran yang harus dipenuhi.
Jika kamu mencari informasi tentang cara membayar tagihan kartu kredit, umumnya pembayaran dapat dilakukan melalui kanal pembayaran yang disediakan oleh penerbit kartu. Pastikan mengikuti petunjuk pembayaran dan menyelesaikan transaksi sebelum batas waktu yang ditentukan.
Bagaimana dengan Tagihan Kartu Kredit 0?
Istilah tagihan kartu kredit 0 biasanya berarti tidak ada jumlah tagihan yang perlu dibayarkan pada periode tersebut. Namun, tetap periksa mutasi atau laporan kartu kredit untuk memastikan tidak ada transaksi atau kewajiban lain yang perlu dibayarkan.
6. Gunakan Pengingat Pembayaran
Kalender digital atau fitur pengingat di ponsel dapat membantu mengingat tanggal jatuh tempo.
Buat pengingat beberapa hari sebelum tanggal pembayaran.
Misalnya, jika tagihan jatuh tempo tanggal 15, buat pengingat pada tanggal 10 atau 12. Dengan begitu, kamu masih memiliki waktu untuk menyiapkan dana jika diperlukan.
7. Bayar Tagihan Secara Rutin dari Satu Tempat
Memiliki banyak aplikasi atau kanal pembayaran dapat membuat pengelolaan tagihan terasa lebih rumit.
Untuk kebutuhan rumah tangga tertentu, kamu dapat menggunakan layanan pembayaran tagihan dalam aplikasi neobank.
Melalui fitur PPOB di neobank, pembayaran berbagai kebutuhan seperti tagihan listrik dan air dapat dilakukan secara digital. Kamu tidak perlu menunggu sampai mendekati jatuh tempo untuk melakukan pembayaran.
Kebiasaan membayar secara rutin juga membantu membuat pengeluaran bulanan lebih mudah dipantau.
Buat Jadwal Pembayaran yang Sederhana
Tidak perlu membuat sistem yang rumit. Kamu bisa menggunakan format sederhana seperti berikut:
a. Awal bulan
Cek seluruh tagihan dan tanggal jatuh tempo.
b. Setelah menerima penghasilan
Pisahkan dana untuk kebutuhan rutin.
c. Beberapa hari sebelum jatuh tempo
Cek kembali nominal tagihan.
d. Hari pembayaran
Lakukan pembayaran dan simpan bukti transaksi.
Dengan pola tersebut, pembayaran tagihan menjadi bagian dari rutinitas bulanan.
Kelola Tagihan Sebelum Jatuh Tempo
Mengatur tagihan rumah tangga sebenarnya dimulai dari kebiasaan sederhana yaitu tahu apa yang harus dibayar, berapa jumlahnya, dan kapan jatuh temponya.
Mulai dari mencatat tagihan elektronik, memantau tagihan kartu kredit, hingga menyiapkan dana sebelum tanggal pembayaran. Dengan jadwal yang teratur, pengelolaan pengeluaran bulanan bisa menjadi lebih mudah.
Untuk pembayaran tagihan listrik dan air, neobank menyediakan layanan PPOB yang dapat digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan pembayaran rutin secara digital.
***
Jika ingin membayar tagihan dan isi ulang unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tagihan dan Isi Ulang di website resmi Bank Neo Commerce.
PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES



















