JATENGONLINE, SOLO – Memeriahkan perayaan dua tahun Boyong Pasar Jongke Surakarta sekaligus HUT RI ke-81, diler sepeda motor Honda turut meramaikan pameran yang digelar di kawasan pasar tradisional tersebut. Kehadiran diler tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap revitalisasi pasar, tetapi juga menjadi strategi jitu untuk meningkatkan target market dan volume transaksi di tengah keramaian warga.
Bertempat di pelataran Pasar Jongke pada Minggu (30/8/2026), stan diler Honda menampilkan unit motor terbaru dengan penawaran spesial bertema “Pitulasan“. Dimana antusiasme pengunjung cukup tinggi, terutama dari kalangan pedagang pasar dan warga sekitar yang mencari kendaraan tangguh untuk mobilitas harian maupun operasional dagang.
“Kehadiran kami di sini sangat strategis. Pasar Jongke adalah pusat ekonomi kerakyatan, sehingga target market kami di sini sangat jelas. Banyak pedagang yang selama ini menggunakan motor tua akhirnya memutuskan upgrade karena melihat promo DP ringan dan diskon langsung di tempat,” ujar Freda, Marketing Central Sakti Motor dealer Honda di kota Bengawan.

Selain menawarkan kemudahan kepemilikan melalui program Promo Irit, Untung, Langsung Angkut (PITULASAN), dealer juga menghadirkan layanan purna jual yang menggiurkan sebagai daya tarik utama. Dalam rangka memeriahkan milad pasar, paket servis berkala ditawarkan dengan harga khusus hanya Rp35.000. Penawaran ini jauh di bawah tarif normal dan mendapat respons positif dari pengunjung yang ingin merawat kendaraan mereka tanpa menguras kantong.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Jongke Eddy Santoso menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, kehadiran diler otomotif ternama ini memberikan nilai tambah bagi acara milad dan membuktikan bahwa Pasar Jongke kini telah bertransformasi menjadi ruang publik yang modern namun tetap mengakomodasi kebutuhan dasar masyarakat.
Dengan kombinasi antara lokasi strategis, promo kemerdekaan, dan layanan servis terjangkau, partisipasi diler Honda di pameran Milad Boyong Pasar Jongke ke-2 berhasil menciptakan sinergi positif antara sektor bisnis otomotif dan kebangkitan pasar tradisional di Kota Solo. (*/ian)




















