Pusat Studi Pangan dan Kesehatan Masyarakat UNISRI Gelar Seminar Pemanfaatan AI untuk Penyusunan Proposal BIMA/BRIN
JATENGONLINE, SOLO – Di tengah tuntutan percepatan transformasi digital di perguruan tinggi, Pusat Studi Pangan dan Kesehatan Masyarakat Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar seminar bertajuk “Pemanfaatan AI untuk Pembuatan Proposal BIMA/BRIN” Selasa (6/10/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan peneliti di lingkungan UNISRI sebagai upaya meningkatkan kapasitas dosen dalam penyusunan proposal penelitian yang kompetitif, adaptif, dan sesuai dengan standar skema pendanaan nasional.
Ketua Pusat Studi Pangan dan Kesehatan Masyarakat UNISRI, Dr. Ahmad Mustofa, menyampaikan bahwa kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya yakni Prof. Dr. Honorata Ratnawati Dwi Putranti, S.E., M.M.
Dalam paparannya, Prof. Honorata menjelaskan bagaimana Artificial Intelligence (AI) dapat dimanfaatkan secara etis dan produktif untuk mendukung proses penyusunan proposal, mulai dari pemetaan kebaruan riset state of the art, perumusan urgensi dan metode penelitian, hingga penyempurnaan sistematika dan kebahasaan proposal.
Pemanfaatan AI, menurutnya, bukan untuk menggantikan ide peneliti, melainkan sebagai alat bantu untuk mempercepat dan mempertajam kualitas proposal agar lebih kompetitif di platform BIMA dan BRIN.
Sementara itu, Ketua LPPM UNISRI, Dr. Yani Asrie, menyampaikan bahwa seminar ini menjadi bagian dari strategi LPPM dalam mendorong peningkatan jumlah dan kualitas proposal penelitian dosen UNISRI yang lolos pendanaan eksternal.
“Penguasaan teknologi AI saat ini menjadi keharusan bagi dosen. Melalui kegiatan ini kami berharap dosen UNISRI mampu memanfaatkan AI secara bijak untuk meningkatkan kualitas proposal penelitian BIMA dan BRIN, sehingga daya saing riset UNISRI di tingkat nasional semakin meningkat,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini juga diisi dengan sesi praktik dan diskusi mengenai etika penggunaan AI dalam riset, teknik prompt yang tepat untuk riset pangan dan kesehatan masyarakat, serta strategi menghindari plagiarisme dan penggunaan AI yang tidak sesuai kaidah akademik.
Melalui seminar ini, Pusat Studi Pangan dan Kesehatan Masyarakat dan LPPM UNISRI berharap dapat mendorong lahirnya proposal-proposal penelitian yang inovatif, relevan dengan isu ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, serta siap bersaing dalam pendanaan BIMA dan BRIN tahun 2026-2027. (*/ian)






















