Ini Cara Kreatif Mahasiswa UNISRI Edukasi Mitigasi Bencana di SDN 2 Sruni Boyolali, TANGGAP, SIGAP, BERANI BICARA! 

banner 468x60

JATENGONLINE, BOYOLALI – Kesadaran akan potensi bencana alam di kawasan lereng gunung mendorong mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta meluncurkan aksi nyata.

Kelompok mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 3 yang diketuai Diva Restu Fadilah bersama 4 anggota, yakni Wiwit Kurnia Sari, Aisyah Kurnianti, Ahmad Fauzan, dan Fatwa Aziz Al Hafiz, melakukan program pengabdian masyarakat dengan menggandeng siswa SDN 2 Sruni, Boyolali dalam kegiatan edukatif bertema “Tanggap Bencana, Sigap Semua, Berani Bicara”, pada Senin (13/10).

banner 336x280

Sebanyak 36 siswa mengikuti rangkaian acara yang menggabungkan sosialisasi interaktif dan pengalaman praktik (experience learning). Mengingat letak geografis sekolah yang berada tepat di kawasan rawan bencana Gunung Merapi, para siswa dibekali pemahaman mendalam mengenai gejala-gejala awal sebelum erupsi terjadi agar mampu merespons keadaan secara tenang dan siaga.

Kepala Sekolah SDN 2 Sruni, Nur Absah Nirwana, S.Pd., menyambut hangat inisiatif ini.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kepedulian mahasiswa UNISRI. Edukasi ini sangat krusial bagi anak-anak kami yang tinggal di kawasan rawan bencana. Dengan penyampaian yang interaktif, anak-anak tidak hanya belajar tentang keselamatan, tetapi juga makin berani dan percaya diri,” ungkapnya.

Dukungan positif juga datang dari para guru, salah satunya Dwi Harsono, S.Pd., yang berharap kegiatan pengabdian seperti ini dapat terus berlanjut.

Sementara itu, Diva Restu Fadilah selaku perwakilan tim menjelaskan bahwa kolaborasi ilmu mitigasi dan jurnalistik ini dirancang agar pesan keselamatan dapat diserap secara optimal.

“Kami ingin mengubah kesan mitigasi bencana yang kaku menjadi aktivitas yang mudah dipahami. Lewat konsep sosialisasi berbasis praktik dan peran reporter cilik, siswa belajar mengamati gejala alam sekaligus mampu menceritakannya kembali secara jelas dan percaya diri,” jelas Diva.

Sepanjang kegiatan, para siswa tampak sangat antusias dan aktif berpartisipasi. Mereka bahkan menyampaikan harapan agar kegiatan edukatif dan menyenangkan seperti ini dapat diselenggarakan secara berkelanjutan.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga bentuk kolaborasi strategis UNISRI dengan institusi pendidikan dasar dalam mewujudkan generasi muda yang tangguh bencana serta memiliki kecakapan literasi sejak dini. (*/ian) 

banner 336x280