Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pendowo 08 Dorong Pendirian Koperasi

Berita, Daerah1103 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, MAGELANG – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming pada 20 Oktober 2025 mendatang genap satu tahun.

Pendowo 08 dalam memperingati 1 tahun pemerintahan Prabowo- Gibran. Melakukan sejumlah kegiatan diantaranya Penebaran benih ikan lele, Melakukan munaslub, Melakukan pelantikan di berbagai cabang Koperasi Pendowo 08 mulai dari Jakarta Selatan sampai ke Surakarta. Sebagai langkah dan bentuk dukungan kepada Presiden Prabowo membentuk koperasi-koperasi sebagai sarana konsolidasi antar anggota dan masyarakat.

banner 336x280

DPP Pandowo 08, Imam Santosa menyampaikan, ucapan selamat atas satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran termasuk dengan program-programnya.

“Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memujudkan program. Yang pertama, menuju Indonesia emas di 2045.
Yang kedua, mendorong Pendirian Koperasi Merah Putih dan MBG SPPG Polri sesuai arahan Presiden. Yang ketiga, ketahanan pangan untuk kesejahteraan rakyat. Yang keempat, sinergitas sebagai wujud solidaritas. Terciptanya kamtibmas aman dan ekonomi berkembang.” papar Gus Imam, panggilan Imam Santoso, yang di rumahnya juga membuka Majelis Dzikir Athohir Hidayatussibyan, yang mendidik anak anak untuk mengenal Al Quran lebih dini. Rabu (16/10/2025)

“Ujian ini membawa kemampuan dan keberkahan masa depan
baik kita, penduduk dan keluarga kita
umumnya di masyarakat sekeliling kita.” ujarnya.

Untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran mempunyai target Koperasi Pendawa 08 harus sukses dan besar, selanjutnya berharap masing-masing kabupaten/ kota di Jawa Tengah bisa bersinergi untuk memajukan, sebab ada kemampuan nilai ekonomi terutama bagi anggota dan keluarga masing-masing.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Penasehat Koperasi Pendawa 08, S. Maharani, mengajak para ibu-ibu untuk
membantu pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

“Kita tidak usah membantu yang besar-besar, tetapi dimulai dari lingkungan kita sendiri, yakni satu diantaranya mengajak para ibu-ibu ini untuk melakukan bekerja secara mandiri, yaitu membantu para suami untuk bisa melakukan penambahan perekonomian di dalam keluarga masing-masing.

S. Maharani

Diantaranya dengan bekerja apapun yang di lakukan asalkan menghasilkan uang. Yang kedua, mengajak kepada para ibu-ibu untuk tidak mempengaruhi ataupun merongrong suami dalam melakukan pekerjaan, yaitu para ibu-ibu tidak meminta pendapatan yang berlebih dari para suami.

Sehingga dari situlah para suami ini akan bekerja dengan nyaman dan konsentrasi penuh dalam melakukan pekerjaannya.
Di situlah yang saya rasa bisa membantu pemerintah.

Dari awal sedini mungkin untuk menghindari praktek-praktek korupsi.
Itulah dari kecil diri kita sendiri. Rongrongan istrinya yang melakukan menjadikan dampak-dampak terjadinya korupsi yang dilakukan oleh bapak-bapak.

“Jadi mengajak para ibu-ibu yang lain untuk bisa bekerja secara mandiri sehingga bisa membantu para suami untuk melakukan menambah pendapatan di mana untuk pengeluaran para ibu-ibu itu sendiri.” ujar Maharani. (*/ian)

banner 336x280