Industri shuttlecock (kock) bulutangkis Serengan yang legendaris bertransformasi menjadi detail ornamen artistik pada kostum-kostum megah SBC (foto: instagram@astridwidayani)
JATENGONLINE, SOLO – Pemkot Solo melalui Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, menunjukkan dukungan kuat terhadap Solo Batik Carnival (SBC), termasuk terus memberikan dukungan untuk keberlanjutan acara ini, baik dikatakan melalui audiensi untuk SBC ke-17 di tahun 2026 beberapa waktu lalu, ataupun sebagai model kostum karnaval yang diperagakannya belum lama ini, sebagai wujud nyata pelestarian batik dan kreativitas warga Solo.
“Solo Batik Carnival (SBC) ke-17 “PITOELAS” bukan sekadar parade seni, tapi juga cerminan tangguhnya Industri Kecil Menengah (IKM) di setiap sudut kota kita,” tulis Mbak Wawali Astrid Widayani, pada sosmed instagramnya.

Budaya kita, lanjutnya, hidup karena ada tangan-tangan kreatif di balik layar!
Lihatlah, tulisnya lagi, betapa luar biasanya sinergi ini:
Presisi dari Serengan: Siapa sangka, industri shuttlecock (kock) bulutangkis Serengan yang legendaris kin bertransformasi menjadi detail ornamen artistik pada kostum-kostum megah kita.
Elegansi Sri Kayu: Sentuhan IKM Sri Kayu membuktikan bahwa limbah kayu di tangan pengrajin Solo bisa menjadi aksesori etnik yang berkelas dunia.
Estetika Mojosongo: Keuletan pengrajin sangkar burung Mojosongo menginspirasi struktur rangka kostum yang kokoh namun tetap artistik.
Pesona Laweyan: Ada motif batik Truntum dan kain lukis yang melambangkan kota Solo sebagai pusat Batik dan adanya sentra Batik Laweyan sebagai produsen batik sejak dahulu kala.

“Ini adalah bukti nyata semangat “Pitulungan lan Welas”. Kita saling membantu (pitulungan) dengan cara membeli dan mempromosikan produk tetangga sendiri, serta memiliki rasa asih (welas) terhadap warisan leluhur. Mari kita gerakkan ekonomi kerakyatan!” ajak Mbak Wawali.
“Pakai produk Solo, bangga dengan karya IKM Surakarta. Karena kemajuan kota dimulai dari dukungan kita terhadap usaha kecil di sekitar kita.” pungkasnya
Solo Maju, IKM Berdaya, Budaya Mendunia!

Grand Final Solo Batik Carnival (SBC) 2026 atau SBC-17 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026 bertempat di depan stadion Sriwedari berjalan menyusuri Jl. Slamet Riyadi hingga Balaikota Surakarta. Event bertema “Pitulungan lan Welas” ini akan menampilkan parade kostum batik spektakuler, menonjolkan kreativitas budaya khas Kota Solo. (*/ian)


















