Gemuruh Shalawat di Alun-Alun Kidul, Kusumo Putro: Puluhan Ribu Jemaah Hadir Bersama Gus Iqdam

Berita, Pernik441 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, SOLO  – Suasana Alun-Alun Kidul Surakarta berubah menjadi lautan manusia pada Sabtu malam (20/6/2026). Puluhan ribu jemaah dari berbagai daerah memadati lokasi tersebut untuk mengikuti acara “Gempass Bersholawat” yang menghadirkan pendakwah kondang asal Blitar, Muhammad Iqdam Kholid atau yang akrab disapa Gus Iqdam.

Komunitas suporter Persis Solo, Pasoepati Gempass, kembali menggelar kegiatan religi bertajuk ‘Gempass Bersholawat Jilid 2′ di Alun-alun Selatan Keraton Surakarta Hadiningrat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Pasoepati Gema Pasoepati Solo Sport (GEMPASS) Korwil Pasarkliwon.

banner 336x280

Sejak sore hari, para jemaah yang didominasi oleh anak muda dan komunitas pengajian telah memadati kawasan Alun-Alun Kidul. Mereka datang dengan penuh semangat untuk melantunkan shalawat bersama dan mendengarkan tausiah dari pendiri Majelis Ta’lim Sabilu Taubah tersebut.

Shalawat Menggema, Doa untuk Kedamaian
Acara dimulai dengan lantunan shalawat yang dipandu oleh grup hadrah pengiring, menciptakan suasana syahdu yang menyentuh hati ribuan jemaah. Lantunan doa dilangitkan agar masyarakat diberikan keberkahan, kesehatan, dan ketenangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dalam ceramahnya, Gus Iqdam kembali menekankan pentingnya menjaga akhlak dan tetap konsisten dalam beribadah, meskipun di tengah kesibukan duniawi. Gaya dakwahnya yang santai, penuh humor, namun sarat akan makna, membuat puluhan ribu jemaah yang hadir tetap antusias mengikuti acara hingga larut malam.

“Menjadi orang baik itu tidak perlu menunggu sempurna. Mulailah dari langkah kecil, terus bershalawat, dan selalu libatkan Allah dalam setiap urusan,” ujar Gus Iqdam di hadapan jemaah.

Antusiasme Tinggi dan Koordinasi Keamanan
Panitia penyelenggara mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut. Meski sempat terjadi kepadatan lalu lintas di sekitar area Alun-Alun Kidul, koordinasi antara pihak kepolisian, Dinas Perhubungan, dan relawan keamanan lokal berhasil menjaga ketertiban hingga acara berakhir.

Acara berlangsung meriah dan khidmat dengan dihadiri lebih dari 20 ribu jamaah serta suporter dari berbagai wilayah di Solo Raya. Antusiasme yang membludak bahkan jauh melampaui perkiraan panitia yang sebelumnya hanya menargetkan sekitar 5.000 hingga 10.000 peserta.

Ketua panitia acara, Sapta “Ook” sekaligus penasihat Pasoepati Korwil Gempass Pasarkliwon menyampaikan, kegiatan bersholawat ini menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan di kalangan suporter.

Dimana, selama ini dinamika internal suporter kerap menimbulkan sekat-sekat yang berpotensi memecah kebersamaan. Melalui kegiatan religi tersebut, ia berharap seluruh elemen Pasoepati bisa kembali bersatu dan saling merangkul.

“Kami sangat terharu melihat antusiasme masyarakat. Ini adalah bukti bahwa kecintaan masyarakat terhadap shalawat dan dakwah agama masih sangat tinggi, khususnya bagi generasi muda,” ujarnya.

Ook berharap komunitas-komunitas suporter bisa kembali kompak, tidak terpecah belah dan tidak lagi terkotak-kotak. Jangan ada lagi kubu kanan atau kiri. Pasoepati harus kembali bersatu, karena pernah besar dan jangan terpecah lagi.

Selain menjadi ajang mempererat persaudaraan, kegiatan ini juga menjadi ruang doa bersama untuk perjalanan Persis Solo agar mampu kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Melalui sholawat ini berdoa agar Persis Solo bisa kembali bangkit dan kembali ke Liga 1.

BRM. Kusumo Putro

Penasihat Hukum Pasoepati Gempass, BRM Kusumo Putro menyampaikan, rasa syukur atas suksesnya acara yang berjalan aman, tertib, dan kondusif dari awal hingga akhir.

Kusumo pun mengaku tak menyangka jumlah peserta yang hadir membludak hingga lebih dari 20 ribu orang. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan positif seperti ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat dan suporter.

“Alhamdulillah. Ini luar biasa dan semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi komunitas suporter di daerah lain,” ungkap Pengacara kondang di Solo ini.

Tak lupa, Kusumo juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras selama berminggu-minggu demi menyukseskan acara. Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada warga sekitar, abdi dalem Keraton, suporter, jamaah, serta unsur pengamanan dari Banser, Pagar Nusa, Kepolisian, dan TNI yang ikut menjaga jalannya kegiatan.

Sejumlah tokoh penting pun tampak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wali Kota Surakarta, anggota DPRD Kota Solo, hingga Sinuhun Pakubuwono XIV Purboyo.

Kehadiran Gus Iqdam di Solo kali ini memang menjadi momen yang sangat dinantikan. Banyak jemaah yang bahkan sudah berada di lokasi sejak siang hari demi mendapatkan posisi terbaik agar bisa lebih dekat dengan panggung utama.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Gus Iqdam, memohon agar wilayah Surakarta dan sekitarnya senantiasa diberikan perlindungan serta kemajuan. Gemuruh shalawat perlahan mereda, namun kesan mendalam tampak dari raut wajah para jemaah yang mulai membubarkan diri dengan tertib. (*/ian) 

 

banner 336x280