JATENGONLINE, SOLO – Pelantikan anggota baru Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Surakarta kali ini sangat berbeda, selain diikuti oleh Walikota dan Wakil Walikota Solo Respati Ardi dan Astrid Widayani juga diikuti Komunitas Otomotif Jimny Katana Solo (JKS) Presiden Totok, Bendahara Hendra Bram dan Pengurus Inti Iswantoro. Acara berlangsung di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota, Loji Gandrung. Minggu (7/9/2025)
Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, secara resmi mengikuti pelantikan sebagai anggota baru Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Lokal Surakarta dengan Callsign (YD2AEC).
Momen ini menjadi perhatian publik karena mempertegas dukungan pemerintah kota terhadap dunia komunikasi amatir.

Selain Respati, Wakil Wali Kota Astrid Widayani juga dilantik setelah sebelumnya dinyatakan lulus Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) dengan Callsign (YD2AEB).
Mas Wali menegaskan pentingnya Orari bukan hanya sebagai wadah hobi komunikasi semata, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pengembangan komunikasi alternatif.
“Harapan saya, Orari mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam penanggulangan bencana, penyebaran informasi positif, serta menjaga ketahanan komunikasi nasional,” ujar Mas Walikota.
Kehadiran keduanya memberikan dorongan besar bagi Orari Surakarta untuk semakin berkembang dan bersinergi dengan pemerintah daerah.
Ketua Orari Lokal Surakarta, Sumartono Hadinoto (YC2BOF), menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, hadirnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota menjadi energi baru bagi organisasinya.
“Orari Surakarta mendapat energi baru untuk berkontribusi lebih nyata, baik dalam komunikasi darurat maupun kegiatan sosial,” ungkap Pak Martono.

Pelantikan ini menandai tonggak baru bagi Orari Lokal Surakarta. Apalagi dengan dukungan pemerintah kota dan sinergi bersama organisasi lain. Ketika Orari bergabung sebagai anggota, misalnya bersama Pengurus SISKOM-PN, organisasi ini semakin memperkuat peran sosial di masyarakat dan menghadirkan manfaat nyata bagi publik.
Setelah dilantik, anggota ORARI memiliki tanggung jawab untuk mematuhi peraturan dan perundang-undangan terkait amatir radio, mendaftarkan keanggotaan melalui sistem digital ORARI, serta aktif berpartisipasi dalam kegiatan organisasi seperti rapat kerja (Rakerlok), bakti sosial, dan kegiatan komunikasi darurat. Mereka juga diharapkan berkontribusi dalam memajukan dan mengembangkan kegiatan amatir radio di Indonesia serta menjaga nama baik organisasi.

Ditemui usai dilantik anggota ORARI Solo, Presiden JKS Totok Semanggi di dampingi Hendra Bram dan Iswantoro menyampaikan, terkait bhakti sosial bersama segenap komunitasnya akan berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial, seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, atau bantuan korban bencana. Mengikuti Rapat Kerja Lokal (Rakerlok) untuk mengusulkan dan memberi masukan kepada pengurus mengenai program kerja dan kegiatan yang akan dilakukan di masa depan.
“Membantu pemerintah dalam penanganan bencana dengan menyediakan jalur komunikasi darurat. Orari di harapkan juga sebagai tameng keamanan masyarakat melalui radio yang lebih efektif,” pungkas Totok. (*/ian)




















