JATENGONLINE, SOLO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan mendorong akselerasi penggunaan produk dan/atau layanan jasa keuangan khususnya di wilayah Solo Raya.
OJK Solo dan FKIJK Solo Raya menyelenggarakan acara FKIJK Solo Raya Run 2025 sekaligus Kick off Road to BIK Solo Raya 2025 yang dihadiri oleh Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, Sekretaris Daerah Kota Surakarta Budi Murtono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo Dwiyanto Cahyo Sumirat, dan Pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Surakarta, serta Pimpinan Lembaga Jasa Keuangan se-Solo Raya bertempat di Balai Kota Surakarta, Minggu (7/9/2025).
Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaborasi industri jasa keuangan melalui kegiatan olahraga dan pameran industri jasa keuangan.
“Melalui program kolaborasi industri jasa keuangan, selain diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata dan perdagangan, diharapkan juga mampu membantu pemulihan perekonomian Kota Surakarta dan meningkatkan awareness terkait pentingnya menjaga kesehatan oleh masyarakat.” papar Mbak Astrid.
Pada agenda lanjutan, Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo dalam pelaksanaan kick off Road to BIK Solo Raya 2025 menyampaikan bahwa OJK bersama Kementerian/Lembaga terkait dan Pelaku Usaha Jasa Keuangan telah menetapkan bulan Oktober sebagai Bulan Inklusi Keuangan (BIK).
“Fokus program BIK adalah peningkatan literasi dan edukasi, perluasan akses keuangan, penguatan budaya menabung, pelindungan konsumen, serta penguatan kolaborasi strategis antar pemangku kepentingan,” kata Hidayat.
Lebih lanjut, Hidayat menjelaskan bahwa rangkaian BIK 2025 dimulai sejak bulan September hingga Oktober 2025 yang akan melibatkan seluruh industri jasa keuangan serta berbagai stakeholders.
“Rangkaian BIK Solo Raya 2025 akan diisi berbagai kegiatan meliputi edukasi keuangan, pameran produk dan/atau layanan jasa keuangan, pembukaan rekening dan polis yang dilakukan secara massif dan membutuhkan dukungan kegiatan dari semua pihak,” ujar Hidayat.
Rencana pelaksanaan kegiatan Puncak Bulan Inklusi Keuangan Solo Raya 2025 akan diselenggarakan pada akhir Oktober 2025 di Kabupaten Wonogiri. Hal tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses keuangan di berbagai daerah secara merata.
Selain kegiatan FKIJK Solo Raya Run 2025 dan Kick off Road to BIK Solo Raya 2025, kegiatan juga dimeriahkan dengan Expo Industri Jasa Keuangan dan UMKM Kota Surakarta.
Melalui expo ini, masyarakat diharapkan dapat mengenal lebih dekat berbagai produk dan layanan jasa keuangan, sekaligus mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal yang menjadi motor penggerak perekonomian daerah.
Melalui sinergi antara OJK, FKIJK Solo Raya, dan Pemerintah Daerah, program BIK Solo Raya 2025 diharapkan mampu memperluas akses keuangan, meningkatkan literasi, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera, inklusif, berdaya saing, dan tangguh menghadapi tantangan global. (*/ian)





















