OJK Gelar Financial Expo dan Puncak BUKIT Solo Raya 2025, Wujudkan Literasi dan Inklusi Keuangan Merata ke Daerah

banner 468x60

Eko Hariyanto Kepala OJK Solo

JATENGONLINE, WONOGIRI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo terus melakukan langkah-langkah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan untuk mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat antara lain dengan menggelar Financial Expo (FinExpo) dan Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Solo Raya 2025.

banner 336x280

Kegiatan Financial Expo BIK Solo Raya 2025 diselenggarakan pada tanggal 24 s.d. 26 Oktober 2025 di Sport Tourism Center Pringgondani Wonogiri dengan peserta terdiri dari 18 Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Solo Raya dan 6 pelaku UMKM Kabupaten Wonogiri.

Selain itu, Puncak BIK Solo Raya 2025 telah dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2025 yang dihadiri oleh Kepala OJK Solo Eko Hariyanto, Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri FX Pranata, Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Solo Raya Pramudjianto, Perwakilan Bank Indonesia Solo, Perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wonogiri, Perwakilan TPAKD se-Solo Raya, dan Pimpinan Industri Jasa Keuangan di wilayah Solo Raya.

Imron Rizkyarno dalam sambutannya menyampaikan bahwa inklusi keuangan perlu dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber manajemen informasi keuangan yang bermanfaat bagi keluarga maupun pelaku usaha.

“Kiranya perluasan akses inklusi keuangan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat khususnya Wonogiri sehingga mampu berkontribusi dalam peningkatan optimalisasi keuangan di Kabupaten Wonogiri dan mampu mendorong perkembangan UMKM serta mendukung terwujudnya Kabupaten Wonogiri yang Berdaya Saing, Maju, Sejahtera, dan Pembangunan Berkelanjutan,” ujar Imron.

Sementara itu, Eko Hariyanto dalam sambutannya menyampaikan dukungan OJK dalam upaya peningkatan inklusi keuangan sebagaimana target yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Pemerintah Indonesia telah menetapkan tingkat inklusi keuangan sebagai salah satu indikator prioritas pembangunan dan bagian dari arah kebijakan Stabilitas Ekonomi Makro dengan target sebesar 91% pada tahun 2025, 93% pada tahun 2029, dan 98% pada tahun 2045, sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045,” kata Eko.

Lebih lanjut, Eko juga menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung capaian program inklusi di Indonesia dimaksud, OJK berkomitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholders baik pemerintah daerah, FKIJK, asosiasi, akademisi, dan pihak terkait lainnya di berbagai daerah Solo Raya.

“Dalam rangka mendukung capaian target tersebut, OJK bersama Kementerian/Lembaga terkait serta Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) telah menginisiasi bulan Oktober sebagai Bulan Inklusi Keuangan (BIK),” ujar Eko.

Eko menjelaskan bahwa selama periode BIK yang telah dimulai sejak dari bulan September hingga Oktober 2025, PUJK di Solo Raya telah melaksanakan berbagai program kegiatan seperti edukasi, program promo/berinsentif bagi masyarakat yang membuka rekening, polis, dan transaksi produk/jasa keuangan lainnya. Adapun capaian aktivitas laporan BIK Solo Raya 2025 sebagai berikut: Jumlah Kegiatan Literasi dan Inklusi 264 Kegiatan dengan Jumlah Peserta 46.140, Jumlah Pembukaan Rekening/Polis/Efek 11.884, Jumlah Penyaluran Kredit/Pembiayaan Rp. 97.941.858.275

Selama pelaksanaan kegiatan FinExpo dan Puncak BIK Solo Raya 2025, tercatat sebanyak 4.500 pengunjung yang hadir dengan transaksi sebanyak 369, realisasi penyaluran kredit/pembiayaan sebanyak Rp301,49 juta, serta 361 komitmen pembukaan rekening dan produk keuangan lainnya.

Selain itu, tercatat 278 konsultasi dan permintaan informasi dari masyarakat, menunjukkan tingginya minat terhadap layanan keuangan formal.

Pada kesempatan yang sama, OJK Solo memberikan penghargaan kepada PUJK di wilayah Solo Raya yang telah berkontribusi dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan sebagai berikut, Kategori Edukasi Terbanyak: – Kategori LJK Teredukatif Solo Raya 2025 (Bank Umum) dengan jumlah edukasi terbanyak selama BIK 2025 – PT Bank Negara Indonesia Tbk Cabang Surakarta.

– Kategori LJK Teredukatif Solo Raya 2025 (BPR/S) dengan jumlah edukasi terbanyak selama BIK 2025 – PT BPR BKK (Perseroda) Cabang Wonogiri.

– Kategori LJK Teredukatif Solo Raya 2025 (Pasar Modal) dengan jumlah edukasi terbanyak selama BIK 2025 – PT Indo Premier Sekuritas Cabang Surakarta.

– Kategori LJK Teredukatif Solo Raya 2025 (IKNB) dengan jumlah edukasi terbanyak selama BIK 2025 – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Wonogiri.

Kategori Inklusi Terbanyak: – Kategori LJK Terinklusi Solo Raya 2025 (Bank Umum) dengan jumlah inklusi terbanyak selama BIK 2025 – PT BPD Jawa Tengah Cabang Wonogiri.

– Kategori LJK Terinklusi Solo Raya 2025 (BPR/S) dengan jumlah inklusi terbanyak selama BIK 2025 – PT BPRS Sukowati Sragen (Perseroda).

– Kategori LJK Terinklusi Solo Raya 2025 (Pasar Modal) dengan jumlah inklusi terbanyak selama BIK 2025 – PT Indo Premier Sekuritas Cabang Surakarta.

– Kategori LJK Terinklusi Solo Raya 2025 (IKNB) dengan jumlah inklusi terbanyak selama BIK 2025 – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Wonogiri.

– Kategori Booth Terbaik Expo BIK Solo Raya 2025 – PT BPR Artha Sari Sentosa.

Selain penghargaan kepada PUJK, juga diberikan penghargaan kepada Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Solo Raya yang telah berkontribusi dalam implementasi program di wilayah Solo Raya, yaitu Kategori TPAKD Award Solo Raya 2025 kategori Program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar) – TPAKD Kota Surakarta.

– Kategori TPAKD Award Solo Raya 2025 kategori Program PED (Program Pengembangan Ekonomi Daerah) – TPAKD Kabupaten Sragen.

– Kategori TPAKD Award Solo Raya 2025 kategori Program EKI (Ekosistem Keuangan Inklusif) – TPAKD Kabupaten Karanganyar dan TPAKD Kabupaten Klaten.

– Kategori TPAKD Award Solo Raya 2025 kategori Program Simpel (Simpanan Pelajar)/Hari Indonesia Menabung – TPAKD Kabupaten Boyolali.

– Kategori TPAKD Award Solo Raya 2025 kategori Program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR) – TPAKD Kabupaten Wonogiri.

– Kategori TPAKD Award Solo Raya 2025 kategori Program Bank Goes to School -TPAKD Kabupaten Sukoharjo.

Selain Finexpo dan Puncak BIK Solo Raya 2025, juga diselenggarakan Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi TPAKD Kabupaten Wonogiri, OJK Solo beserta PUJK Kabupaten Wonogiri bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Wonogiri yang dihadiri sebanyak 500 peserta.

OJK akan tetap berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan seluruh stakeholders guna mendorong perluasan akses produk dan layanan jasa keuangan kepada berbagai lapisan masyarakat secara merata khususnya di wilayah Solo Raya. (*/ian) 

banner 336x280