PHRI Surakarta Dorong Kebangkitan Pariwisata Soloraya, Susun Program Kerja 2025/2026

Berita, Horeka913 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, KARANGANYAR— Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPC Surakarta menyelenggarakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) pada 19–20 November 2025 di Hotel Sekipan Tawangmangu. Seluruh jajaran pengurus dan ketua bidang hadir untuk menyusun arah kebijakan serta program kerja tahun 2025/2026.

Rakercab dipimpin oleh Sekretaris Umum PHRI Surakarta, Basid Burhanudin, yang menegaskan pentingnya program yang feasible, terukur, dan mampu menjawab tantangan industri hospitality yang bergerak cepat.

banner 336x280

“Setiap bidang harus memastikan program kerja sangat dekat dengan kebutuhan operasional anggota, sekaligus dapat dijalankan tanpa meninggalkan standar profesionalisme organisasi.” kata Basid.

Penguatan Internal dan Arah Kebijakan Organisasi

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PHRI Surakarta, Drs. H. Joko Sutrisno, M.Pd., menekankan pentingnya kolaborasi antarpelaku usaha hotel dan restoran dalam membangkitkan sektor pariwisata Solo Raya.

“Solo memiliki peluang besar menjadi pusat wisata budaya, kuliner, dan sejarah. Dengan sinergi yang kuat dan peningkatan kualitas layanan, industri hospitality diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal.” papar Joko Sutrisno.

Ia pun menegaskan bahwa PHRI Surakarta harus hadir sebagai rumah besar yang memfasilitasi peningkatan kapasitas SDM, memperkuat jejaring, serta mendorong soliditas antarpengusaha.

Layanan Personal dan Digitalisasi di Hotel Kecil

Bidang Hotel Kecil PHRI Surakarta memaparkan fokus kerja yang diarahkan pada keunggulan layanan personal dan pemanfaatan teknologi. Hotel kecil dinilai memiliki kekuatan pada kedekatan dengan tamu serta kemampuan menciptakan pengalaman yang lebih intim dibanding hotel berskala besar.

Oleh karena itu, peningkatan komunikasi sejak awal kunjungan, pelatihan staf yang memahami karakter tamu, serta pemeliharaan kebersihan dan kenyamanan menjadi prioritas utama. Selain itu, digitalisasi melalui penguatan media sosial dan strategi pemasaran online juga ditekankan sebagai langkah penting untuk meningkatkan visibilitas dan pendapatan hotel, terutama di kalangan wisatawan muda yang kini mengandalkan platform digital.

Ketua PHRI Surakarta Joko Sutrisno (kiri), Basid Burhanudin, Sekretaris

Program Sosial dan Pengabdian PHRI untuk Kota Solo

PHRI Surakarta juga menegaskan komitmen sosialnya melalui serangkaian program yang akan berjalan sepanjang 2025/2026. Kegiatan tersebut meliputi bakti sosial pembagian sembako, pembagian takjil selama bulan Ramadan, hingga buka puasa bersama anak yatim.

Organisasi ini juga kembali berpartisipasi dalam program Solo Bersama Selamanya (SBS) menjelang Lebaran dengan turut mempercantik sejumlah ruas kota melalui penyediaan pot tanaman di median jalan. Melalui program ini, PHRI ingin memastikan bahwa industri hospitality tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga hadir memberi manfaat kepada masyarakat dan lingkungan kota.

Peningkatan SDM dan Profesionalisme Hospitality

Bidang Organisasi dan Hubungan Antar Anggota menegaskan akan memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan profesional, mulai dari service excellence, grooming, hygiene & food safety, hingga pelatihan keselamatan dan leadership bagi supervisor serta manajer.

Selain itu, PHRI akan memperbaiki komunikasi internal melalui hotline 24 jam, merekrut anggota baru, serta menyempurnakan SOP organisasi agar lebih adaptif terhadap perkembangan industri. Upaya ini ditujukan agar seluruh anggota memiliki standar kompetensi yang seragam, profesional, dan mampu memenuhi tuntutan industri perhotelan serta restoran yang semakin kompetitif.

Dengan disepakatinya sejumlah program strategis tersebut, PHRI Surakarta optimistis memasuki tahun kerja 2025/2026 dengan langkah yang lebih terarah. Rakercab ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk menjaga soliditas internal sekaligus memperkuat kontribusi sektor hospitality bagi kemajuan pariwisata Solo Raya. (*/ian) 

 

banner 336x280