Grand Opening RS Asa Bunda, Baki, Sukoharjo: Hadirkan Layanan Kesehatan Terpadu dan Ramah bagi Masyarakat

Berita, Sukoharjo148 Views
banner 468x60

Kiri ke Kanan: Direktur RSU Asa Bunda, dr. Yohana Denyka, MPH., MQM, Plt. Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Owner RSU Asa Bunda, dr.  Ari Ayat Santiko, Sp.OG, 

JATENGONLINE, SUKOHARJO – Wajah pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukoharjo kembali mendapat penyegaran. Rumah Sakit (RS) Asa Bunda Sukoharjo secara resmi menggelar Grand Opening pada Selasa, (28/7/2026) menandai dimulainya operasional penuh fasilitas kesehatan ini untuk melayani masyarakat Sukoharjo dan sekitarnya.

banner 336x280

Acara peresmian yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Plt. Bupati Sukoharjo, Kepala Dinas Kesehatan, jajaran manajemen RS Asa Bunda, serta ratusan warga antusias. Kehadiran rumah sakit baru ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan akses kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas bagi warga lokal.

Direktur RSU Asa Bunda, dr. Yohana Denyka, MPH., MQM

Rangkaian acara peresmian diawali dengan paparan visi dan kesiapan fasilitas oleh Direktur RSU Asa Bunda, dr. Yohana Denyka, MPH., MQM, dilanjut pengguntingan pita secara simbolis serta peninjauan langsung (hospital tour) fasilitas medis RSU Asa Bunda bersama owner dan direksi rumah sakit.

“Selamat atas resminya operasional RSU Asa Bunda. Kami menitipkan harapan agar RSU Asa Bunda turut mengambil peran aktif dalam program penanganan stunting,” kata Eko Sapto. Plt Bupati Sukoharjo

Menurutnya, meski prevalensi stunting di Sukoharjo telah berhasil ditekan secara signifikan dari 24,2 persen menjadi 16,8 persen, pemerintah daerah terus mengejar target akhir zero stunting.

“Derajat kesehatan ini akan berbanding lurus dengan derajat kesejahteraan masyarakat. PR besar kita adalah stunting. Karena itu, sinergi melalui intervensi spesifik maupun sensitif harus kita keroyok dan gotong royong bersama-sama,” tegas Eko Sapto.

Owner RSU Asa Bunda, dr.  Ari Ayat Santiko, Sp.OG,

Fasilitas Modern dan Layanan Unggulan  Owner RSU Asa Bunda, dr.  Ari Ayat Santiko, Sp.OG, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Kecamatan Baki didasari oleh pertimbangan kemudahan aksesibilitas bagi masyarakat dari berbagai daerah penyangga.

“Kami mendirikan rumah sakit ini di daerah Baki karena memang aksesnya paling dekat bagi masyarakat dari Klaten, Gentan, Gawok, hingga Sawit yang ingin mengakses layanan kesehatan ke arah Sukoharjo,” paparnya.

Ia menjelaskan bahwa RSU Asa Bunda beroperasi sebagai Rumah Sakit Umum Tipe D dengan kapasitas awal 50 tempat tidur (bed) rawat inap.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa rumah sakit ini dibangun dengan visi menjadi mitra kesehatan keluarga yang tidak hanya mengandalkan teknologi medis mutakhir, tetapi juga sentuhan pelayanan yang humanis.

“RS Asa Bunda hadir bukan sekadar sebagai tempat berobat, tapi sebagai rumah kedua bagi pasien. Kami mengusung konsep ‘Asa’ atau harapan, di mana setiap pengunjung akan mendapatkan pelayanan yang ramah, transparan, dan berbasis empati,” ujarnya.

Beberapa layanan unggulan yang langsung dibuka meliputi:
IGD 24 Jam: Dilengkapi tim dokter jaga dan peralatan resusitasi terkini untuk penanganan gawat darurat.

Poli Spesialis Lengkap: Mencakup penyakit dalam, bedah, anak, kandungan (Obgyn), hingga saraf.

Fasilitas Penunjang: Laboratorium lengkap, radiologi digital, dan farmasi dengan stok obat generik maupun paten yang memadai.

Kamar Rawat Inap Nyaman: Tersedia berbagai kelas kamar mulai dari VIP hingga kelas  yang bersih dan steril.

Ramah tamah

Komitmen Terhadap BPJS dan Masyarakat Kecil                                                                Meski memiliki keunggulan dan fokus utama pada pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), RSU Asa Bunda menyediakan layanan medis komprehensif yang didukung oleh berbagai dokter spesialis, meliputi:

Poliklinik Spesialis: Kebidanan & Kandungan (Sp.OG), Spesialis Anak, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Bedah, Spesialis Anestesi, serta Poliklinik Gigi.

Layanan Penunjang Medis Modern: Unit Fisioterapi, Pusat Tumbuh Kembang Anak, serta Layanan Anti-Aging.

Dengan diresmikannya RSU Asa Bunda, masyarakat Kecamatan Baki, Gatak, Sawit, hingga perbatasan Klaten kini memiliki pusat pelayanan kesehatan modern yang lebih dekat, inklusif, dan siap berkolaborasi meningkatkan kualitas hidup masyarakat

Menyadari pentingnya jaminan kesehatan sosial, RS Asa Bunda Sukoharjo juga menegaskan komitmennya sebagai rumah sakit rekanan BPJS Kesehatan. Manajemen memastikan proses klaim dan pelayanan bagi peserta BPJS berjalan lancar tanpa diskriminasi, sehingga masyarakat dari segala lapisan ekonomi dapat mengakses layanan kesehatan terbaik.

“Kami ingin memastikan bahwa slogan ‘kesehatan untuk semua’ benar-benar terwujud di sini. Tidak ada alasan bagi warga Sukoharjo untuk tidak berobat karena kendala biaya atau jarak,” tambahnya

Dampak Positif bagi Daerah
Kehadiran RS Asa Bunda juga diprediksi akan membuka lapangan kerja baru bagi tenaga medis dan non-medis lokal. Selain itu, keberadaan rumah sakit swasta yang kompeten akan mendorong peningkatan standar pelayanan kesehatan secara keseluruhan di wilayah Sukoharjo melalui persaingan yang sehat.

Dengan dibukanya RS Asa Bunda secara resmi, masyarakat Sukoharjo kini memiliki opsi tambahan untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga. Harapan besar tertumpu pada pengelola agar konsisten mempertahankan kualitas pelayanan dan terus berinovasi demi kesejahteraan warga setempat. (*/ian) 

banner 336x280