Pengusaha Solo H. Puspo Wardoyo Dukung Sarapan Mie Ayam Bersama Mas Wali di Pasar Jongke

Berita, Solo Raya53 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, SOLO — Even “Sarapan Mie Ayam Bersama Mas Wali” yang digelar oleh Paguyuban Pedagang Pasar Jongke Surakarta (P3JS) dan melibatkan sejumlah mitra, termasuk pengusaha kuliner asli Solo Puspo Wardoyo yang memberikan support acara tersebut.

Dimana pada kegiatan tersebut Owner Wong Solo Group itu memberi apresiasi tinggi terhadap UMKM yang banyak berpotensi sebagai penjual mie ayam di wilayah Solo dan sekitarnya.

banner 336x280

Bertepatan dengan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus Milad Boyong Pasar Jongke ke-2. Ada sebanyak 1.300 porsi mie ayam disiapkan untuk sarapan bersama pada Minggu (30/8/2026).

Ketua Pedagang Paguyuban Pasar Jongke Surakarta (P3JS), Eddy Santoso mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya mengenalkan mie ayam sebagai pilihan menu sarapan yang bergizi.Mie ayam sebagai pengganti nasi memiliki gizi dan protein yang tinggi.

“Kita ingin membumikan sarapan mie ayam,” kata Edi saat ditemui menjelang acara, Jumat (28/8/2026).

Apresiasi luarbiasa yang diberikan Puspo Wardoyo, menurut Eddy, bahwa nama besar Puspo Wardoyo sudah tidak asing bagi pegiat kuliner. Pak Puspo juga dikenal lama, enthengan membantu UMKM . Apalagi saat Covid 19 Para UMKM yang mengalami sepi pembeli ditolong pak Puspo dengan menggelar lapak di Kali Pepe Land, destinasi wisata air miliknya secara gratis.

“Saya pernah menjadi pemasok mie untuk usaha Mie Pak Karso, selama beberapa tahun.” kenang Eddy, jika dirinya memiliki hubungan profesional dengan pemilik Ayam Bakar Wong Solo tersebut. Yakni, menjadi supplier mie Jawa Mie Pak Karso selama beberapa tahun.

Melalui rangkaian Milad Boyong Pasar Jongke ke-2 tersebut, P3JS berharap aktivitas pasar semakin hidup. Tidak hanya pada siang hari, tetapi juga sejak pagi melalui gerakan sarapan mie ayam.

Menurut dia, masyarakat di Jawa, khususnya Jawa Tengah, belum terbiasa menjadikan mie ayam sebagai menu sarapan. Padahal, pedagang mie ayam mudah ditemui hampir di setiap kawasan.

Pedagang mie ayam hampir di setiap gang bisa ditemui, aka tetapi biasanya jualannya di atas jam 12. Kalau jualan pagi jarang.

Maka, dengan kebiasaan sarapan mie ayam juga dapat membuka peluang ekonomi bagi pedagang. Semakin banyak masyarakat yang membeli mie ayam pada pagi hari, semakin besar pula ruang usaha yang bisa dimanfaatkan pedagang.

Pasar Jongke

Dalam kegiatan sarapan tersebut, panitia melibatkan lima pelaku UMKM mie ayam dari kawasan Pasar Jongke dan sekitarnya.

Sebanyak 1.300 porsi disiapkan. Peserta tidak hanya berasal dari pedagang pasar, tetapi juga peserta senam, warga, dan pengunjung.

Panitia menggunakan kupon untuk mengatur pembagian makanan agar kegiatan berlangsung tertib. Pembagian kupon bahkan sudah dilakukan sejak sebelum acara.

Disediakan total untuk sarapan bersama sejumlah 1.300 porsi. Untuk para peserta senam, kemudian pengunjung dan pedagang

Rangkaian acara dimulai dengan senam aerobik massal pada Minggu pagi. Setelah itu peserta akan mengikuti sarapan mie ayam bersama.

Wali Kota Solo Respati Ardi dijadwalkan hadir sekitar pukul 11.00 WIB. Edi menyebut wali kota telah memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Menurut Eddy, Walikota Respati juga mendukung sepenuhnya dan diusahakan hadir dalam acara tersebut, meskipun jadwal luar kota padat.

Kehadiran Respati Ardi masih menyesuaikan agenda karena pada hari sebelumnya baru kembali dari Ternate. Namun, Edi menyebut pihaknya telah berkomunikasi dengan wali kota mengenai rencana kehadiran tersebut.

Sementara itu, Puspo Wardoyo juga diharapkan hadir dalam acara tersebut. Namun, Edi belum memastikan kehadiran pengusaha kuliner itu karena masih menyesuaikan agenda lainnya.

Ada Pengajian hingga Donor Darah          Milad Boyong Pasar Jongke ke-2 tidak hanya diisi sarapan mie ayam. P3JS juga menyiapkan sejumlah kegiatan selama rangkaian acara.

Bazar UMKM telah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya dan digelar setiap sore. Panitia juga menggelar pengajian akbar pada Minggu sekitar pukul 08.00 WIB bersama KH Ahmad Yani dari Boyolali.

Pada malam hari, panitia menyiapkan hiburan musik dan sejumlah kegiatan lainnya.

Selain itu, kegiatan donor darah digelar di kawasan Pasar Jongke pada Sabtu (29/8/2026). Panitia juga menyediakan berbagai hadiah atau doorprize untuk peserta.

Peringatan Milad Boyong Pasar Jongke ke-2 menjadi momentum bagi pedagang untuk mendorong pasar tersebut semakin dikenal masyarakat.

Edi berharap Pasar Jongke tidak hanya menjadi tempat berbelanja warga Solo dan sekitarnya. Dia ingin pasar yang telah dua tahun menempati lokasi baru itu berkembang menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Solo. (*/ian) 

banner 336x280

Related Posts

Don't Miss