Rektor UNISRI Tarik 1.446 Mahasiswa KKN Di 11 Kecamatan Kabupaten Sragen: Pemkab Apresiasi Kontribusi Mahasiswa, Gemolong Naik dari Rangking 20 ke 7 Dandan Omah

banner 468x60

JATENGONLINE, SRAGEN – Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta secara resmi menarik 1.446 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang telah melaksanakan pengabdian selama 50 hari di 11 kecamatan Kabupaten Sragen. Penarikan dipimpin langsung oleh Rektor UNISRI, Prof. Sutoyo, M.Pd (31/8).

Sebelas kecamatan lokasi KKN UNISRI periode ini meliputi Jenar, Plupuh, Mondokan, Gemolong, Gesi, Kalijambe, Sumberlawang, Tangen, Miri, Sukodono, dan Tanon.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Camat Gemolong, Nugroho Dwi Wibowo, S.STP, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UNISRI.
“Selama 50 hari di sini mahasiswa bisa menjadikan pengalaman berharga untuk diri sendiri dan masyarakat. Kami atas nama masyarakat Gemolong mengucapkan terima kasih karena dengan adanya mahasiswa KKN UNISRI di Gemolong menjadi lebih baik. Terima kasih juga, saat program Dandan Omah Pemkab, mahasiswa KKN turut membantu sehingga Gemolong bisa menorehkan prestasi dari rangking 20 ke rangking 7,” ujarnya.

Beliau juga berpesan “jangan lupakan Gemolong dengan 10 desa dan 4 kelurahan. Silakan kembali lagi untuk mengabdi dan bersilaturahmi.”

Rektor UNISRI, Prof. Sutoyo, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa program KKN merupakan wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pembelajaran langsung di tengah masyarakat.
Melalui KKN ini mahasiswa belajar bersosialisasi, memahami persoalan masyarakat, dan mengaplikasikan ilmu yang didapat di kampus.

“Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama 50 hari ini bisa menjadi bekal ketika nanti mengabdi di masyarakat luas.” katanya.

Lebih lanjut, Prof. Sutoyo juga menyampaikan rencana tindak lanjut program pengabdian. “Setelah program KKN di Solo Raya selesai, kami juga akan memprogramkan KKN Jawa Tengah, agar jangkauan pengabdian UNISRI semakin luas dan manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak masyarakat,” tegasnya.

Acara penarikan ditutup dengan penyerahan vandel secara simbolis dari Rektor UNISRI kepada perwakilan pemerintah kecamatan sebagai bentuk terima kasih atas dukungan selama pelaksanaan KKN.

Dengan semangat pengabdian, UNISRI berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus berlanjut untuk mewujudkan desa yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera. (*/ian) 

banner 336x280