Wali Kota Solo Apresiasi JKS: Hobi Otomotif Jadi Sarana Sosial dan Promosi Wisata Heritage

Berita, Pernik62 Views
banner 468x60

Penasehat JKS Dr. Senyum memberika  cinderamata kepada Kadis Perhubungan Pemkot Solo Taufiq Muhammad

JATENGONLINE, SOLO – Pemerintah Kota Surakarta memberikan apresiasi tinggi terhadap peran komunitas otomotif dalam membangun persaudaraan dan kontribusi sosial. Hal ini disampaikan Wali Kota Surakarta Respati Ardi melalui Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Taufiq Muhammad dalam sambutannya pada perayaan Anniversary Jimny Katana Solo (JKS) ke-4, yang digelar dengan khidmat dan penuh semangat kekeluargaan di area parkir Benteng Vastenberg, Minggu (18/10/2026).

banner 336x280

Dalam pidatonya, Wali Kota menegaskan bahwa perjalanan empat tahun JKS membuktikan bahwa komunitas otomotif bukan sekadar wadah menyalurkan hobi, melainkan ruang strategis untuk mempererat persaudaraan dan kepedulian sosial. Ia secara khusus mengapresiasi program “Hamba Allah” yang berhasil menyalurkan 1,1 ton beras kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa hobi dapat menjadi sarana berbagi dan memberikan manfaat nyata. Semangat ini sejalan dengan nilai gotong royong, guyub rukun, dan tepo seliro yang menjadi kekuatan masyarakat Kota Surakarta,” ujar Wali Kota.

Mobil Tua sebagai Aset Sejarah dan Pariwisata
Lebih lanjut, Wali Kota menyoroti potensi JKS dalam mempromosikan sejarah dan budaya kota melalui konvoi heritage. Mobil-mobil klasik seperti Jimny dan Katana dinilai bukan hanya objek kecintaan otomotif, tetapi juga memiliki nilai historis yang penting untuk dikenalkan kepada generasi muda.

Pemerintah Kota berharap JKS terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif di Surakarta. Sinergi ini diharapkan dapat menjadikan aktivitas komunitas sebagai bagian dari upaya menjadikan Solo sebagai kota yang nyaman, berbudaya, dan sejahtera.

Keselamatan dan Regenerasi Menjadi Prioritas
Meski memberikan dukungan penuh, Wali Kota juga menekankan pentingnya tanggung jawab. Setiap kegiatan touring, konvoi, maupun gathering wajib mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta menghormati pengguna jalan lain. JKS diharapkan menjadi contoh komunitas otomotif yang tertib dan mampu menjaga nama baik kota.

Selain itu, Pemkot mendorong JKS untuk melakukan regenerasi dengan merangkul generasi muda dan perempuan. Tujuannya agar komunitas tetap dinamis, inklusif, dan mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan esensi persaudaraan.

“Pemerintah Kota Surakarta terbuka untuk membangun sinergi dengan komunitas yang memiliki kegiatan positif. Kebutuhan pemanfaatan ruang publik atau pelaksanaan konvoi dapat dikoordinasikan dengan perangkat daerah sesuai ketentuan, dengan tetap memperhatikan keselamatan dan ketertiban,” tambahnya.

Acara ditutup dengan doa dan harapan agar keluarga besar JKS senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan dalam setiap perjalanan, serta keberkahan dalam setiap langkahnya. Selamat anniversary ke-4, Jimny Katana Solo! (*/ian) 

banner 336x280