Komitmen Puspo Wardoyo, Owner Kali Pepe Land, Tak Pernah Luntur Dukung Event Kampung Batik Laweyan

Berita, Daerah83 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, SOLO – Nama Puspo Wardoyo memang identik dengan kesuksesan wisata Kali Pepe Land di Boyolali dan kuliner Wong Solo Group. Namun, bagi warga Surakarta, sosok pengusaha ini juga dikenal sebagai patron setia pelestarian budaya lokal. Salah satu bukti nyatanya adalah dukungan konsisten yang selalu ia berikan terhadap berbagai event di Kampung Batik Laweyan.

Sebagai putra daerah yang lahir dan besar di Solo, Puspo Wardoyo memahami bahwa Laweyan bukan sekadar kawasan wisata, melainkan jantung sejarah batik nusantara. Dalam setiap gelaran festival, pameran, atau acara komunitas di Laweyan, kehadiran dan kontribusi dari pemilik Kali Pepe Land ini seringkali menjadi penyokong utama agar acara dapat berjalan megah dan berdampak luas.

banner 336x280

Dukungan tersebut tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga moril. Puspo Wardoyo kerap hadir langsung untuk memberikan semangat kepada para pengrajin dan panitia pelaksana. Baginya, melestarikan Laweyan sama halnya dengan menjaga identitas kota kelahirannya.

Kali ini Puspo Wardoyo kembali memberikan dukungan dan apresiasi bagi warga setempat dalam event Festival Umbul-umbul Batik yang digelar mulai pertengahan sampai akhir bulan Juli 2026 ini.

Ketua Penyenyelenggara Festival Umbul-umbul Batik Yanu Nugroho Wicaksono mengatakan, mewakili warga di Laweyan dirinya mengucapkan banyak terima kasih dari lubuk hati yang paling dalam kepada pak Puspo Wardoyo yang selalu mengapresiasi acara di Kampung Batik Laweyan.

“Matur nuwun kepada Pak Puspo Wardoyo, sudah berulangkali owner Kali Pepe Land dan Ayam Bakar Wong Solo Group ini selalu suport kegiatan yang diselenggarakan untuk perkembangan Batik Laweyan,” katanya diutarakan setelah puncak acara festival Umbul-umbul Batik itu usai digelar, pada Sabtu (25/7/2026) malam,di Canthing Londo, Zigna Hotel, Solo.

“Kegiatan apapun yang diadakan di ampung Batik Laweyan ini, beliau selalu mensponsori. Seperti kali ini kami mengadakan festival Umbul-umbul Batik yang menuju gerbang Laweyan Fest” jelasnya sembari menambahkan, dalam acara puncak Festival Umbul-umbul Batik ini, pihaknya memberikan penghargaan kepada Astrid Widayani (Wakil walikota Surakarta), Sruti Respati (seniman) dan Sekar Tanjung (anggota DPRD Surakarta).

“Ketiganya didedikasikan untuk mengenakan batik masing-masing khas batik Laweyan, untuk Bu Astrid dengan Sekar Condro Kirono, mbak Sruti dengan Sekar Arum Ningrat dan mbak Sekar Tanjung dengan sekar Candra Riskala, mereka untuk mengapresiasi batik modern atau zaman sekarang” paparnya

Dengan dukungan dari Puspo Wardoyo, Yanu mengapresiasi setinggi-tingginya kalau beliau berkenan menggelar event dari Laweyan, di Kalipepe Land yang berada di kawasan Gagaksipat, Ngemplak, Boyolali.

“Kami dan warga akan sangat senang sekali, jika bisa berkolaborasi dan di gelar di Kalipepe Land, untuk menghargai batik Indonesia, terutama di Solo” tuturnya

Selanjutnya, setelah acara ini pihaknya juga akan menggelar kirab Ki Ageng Henis, yaitu tokoh sejarah yang mengedepankan batik di Laweyan. Disini juga ada Pasar Laweyan, yakni situs kuno yang akan dihidupkan lagi menuju ke Kabanaran yang dulunya hidup di era kerajaan.

“Dengan mengangkat kembali sejarah maupun situs atau bangunan kuno disini, ini merupakan pelestarian budaya atas peninggalan leluhur kami” tandasnya. (*/ian)

banner 336x280